Teras News — Sepuluh hari pertama bulan Zulhijjah dikenal sebagai salah satu periode paling utama dalam kalender Islam, bahkan disebutkan dalam sejumlah hadis bahwa amal saleh pada hari-hari tersebut lebih dicintai Allah dibanding amal di hari mana pun, termasuk jihad di jalan-Nya. Bulan Zulhijjah kini tinggal menghitung hari, dan ada 15 amalan yang dianjurkan untuk diisi penuh sejak hari pertama hingga tanggal 10.
Puasa Sunah 9 Hari Berturut-turut Hingga Arafah
Berpuasa selama sembilan hari pertama Zulhijjah, terutama pada hari Arafah (9 Zulhijjah), termasuk dalam daftar amalan yang sangat dianjurkan. Puasa Arafah secara khusus disebut dalam hadis riwayat Muslim sebagai puasa yang menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Bagi yang tidak mampu berpuasa penuh sembilan hari, berpuasa pada tanggal 9 saja sudah menjadi prioritas utama.
Amalan berikutnya adalah memperbanyak zikir, tahlil, tahmid, dan takbir. Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak bacaan “Laa ilaaha illallah”, “Alhamdulillah”, serta “Allahu Akbar” sepanjang 10 hari ini. Takbir mutlak, yakni takbir yang bisa diucapkan kapan saja dan di mana saja, mulai berlaku sejak awal Zulhijjah.
Baca Juga:
Qurban, Sedekah, hingga Membaca Al-Quran
Menyembelih hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijjah) menjadi amalan paling ikonik di penghujung 10 hari pertama ini. Selain kurban, sedekah dalam jumlah berapapun sangat dianjurkan, karena nilai sedekah pada hari-hari ini dilipatgandakan pahalanya.
Membaca Al-Quran juga masuk dalam daftar 15 amalan tersebut. Tidak ada target jumlah halaman yang diwajibkan, yang terpenting adalah konsistensi setiap hari selama rentang 10 hari pertama Zulhijjah. Sholat malam atau qiyamul lail pun menjadi amalan yang dianjurkan, terutama diperbanyak pada malam-malam ganjil.
Taubat dan Menjauhi Dosa Besar
Salah satu amalan yang kerap luput dari perhatian adalah taubat nasuha, yakni taubat yang sungguh-sungguh disertai tekad tidak mengulangi perbuatan dosa. Pada hari-hari yang nilainya tinggi ini, pintu taubat terbuka lebar. Menjauhi dosa besar seperti syirik, durhaka kepada orang tua, dan perbuatan zina juga termasuk dalam 15 amalan yang perlu dijaga.
Amalan-amalan lain yang melengkapi daftar ini antara lain: memperbanyak doa, menyambung silaturahmi, berbakti kepada orang tua, beri’tikaf jika memungkinkan, serta menjaga sholat lima waktu tepat di awal waktu. Sholat Idul Adha pada 10 Zulhijjah menjadi penutup rangkaian ibadah di periode emas ini.
Mengapa 10 Hari Pertama Zulhijjah Begitu Istimewa
Keistimewaan 10 hari pertama Zulhijjah bersandar pada firman Allah dalam Surah Al-Fajr ayat 1-2, yang banyak ditafsirkan ulama sebagai sumpah Allah atas 10 malam di awal Zulhijjah. Pada periode inilah tiga ibadah besar Islam bertemu: haji, kurban, dan puasa Arafah. Tidak setiap Muslim berkesempatan menunaikan haji, tetapi amalan-amalan sunah selama 10 hari ini membuka peluang bagi siapa saja untuk meraih pahala yang setara.
Dengan Zulhijjah yang akan segera tiba, mempersiapkan diri sejak sekarang, baik secara niat, fisik untuk berpuasa, maupun finansial untuk berkurban, menjadi pilihan yang tidak bisa ditunda lebih lama.
Editor: Surya Dharma