Berita

Pengusaha RI Buka Kantor di 9 Negara, HKI Kejar Investor Global Langsung dari Sumbernya

10
×

Pengusaha RI Buka Kantor di 9 Negara, HKI Kejar Investor Global Langsung dari Sumbernya

Sebarkan artikel ini

Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) membuka kantor perwakilan di Shenzhen, China, dan berencana memperluas kehadiran fisiknya ke delapan negara lainnya demi menjaring investasi langsung ke kawasan industri dalam negeri.

Ketua Umum HKI Akhmad Ma’ruf Maulana mengumumkan langkah ini pada Kamis (16/4/2026). Selain Shenzhen, HKI menargetkan pembukaan kantor di Singapura, Taiwan, Hong Kong, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Uni Emirat Arab, dan Rusia.

“Pembukaan kantor perwakilan di Shenzhen, China, serta rencana ekspansi ke Singapura, Taiwan, Hong Kong, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Uni Emirat Arab, dan Rusia merupakan upaya konkret kami dalam membangun konektivitas langsung dengan pusat-pusat ekonomi dunia,” kata Ma’ruf.

Strategi Jemput Bola di Tengah Persaingan Ketat

HKI menilai kehadiran fisik di negara-negara tersebut krusial untuk mempercepat komunikasi dengan calon investor. Kantor perwakilan itu juga dimaksudkan untuk menindaklanjuti nota kesepahaman yang sudah diteken sebelumnya, dengan prioritas utama memperkuat penetrasi pasar China.

Langkah ini berjalan seiring misi diplomatik Presiden Prabowo Subianto yang aktif mengunjungi berbagai negara untuk menggaet minat kerja sama investasi internasional. Pengusaha memilih tidak menunggu investor datang sendiri.

Persaingan antarnegara dalam memperebutkan modal asing semakin ketat. Indonesia kini berupaya tampil lebih aktif ketimbang sekadar mengandalkan promosi dari Jakarta.

Ketidakpastian Global Dibaca sebagai Peluang

Di tengah gejolak geopolitik global, HKI justru melihat celah. Ketegangan di kawasan Timur Tengah dan ketidakpastian ekonomi internasional dinilai mendorong investor mencari destinasi alternatif yang lebih stabil.

“Kami juga menyadari bahwa dinamika global saat ini, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah, membawa tantangan tersendiri. Namun kami percaya, di balik setiap tantangan selalu ada peluang. Indonesia memiliki stabilitas, potensi, dan daya tarik yang kuat untuk menjadi tujuan investasi alternatif di tengah ketidakpastian global,” ujar Ma’ruf.

Pernyataan ini mencerminkan kepercayaan diri pelaku industri bahwa Indonesia berada di posisi yang menguntungkan, asalkan pendekatan proaktif terus dijaga.

Klaim Hasil Awal Mulai Terlihat

HKI menyebut pendekatan langsung ini sudah mulai membuahkan hasil. Ma’ruf mengklaim sejumlah capaian investasi sudah masuk, meski tidak merinci angka spesifik.

“Melalui kolaborasi erat dengan mitra internasional, kami telah mulai meraih sejumlah capaian investasi yang menjadi bukti bahwa langkah ini berada di jalur yang tepat. Ini adalah momentum bagi kita semua untuk terus bergerak maju,” sebut Ma’ruf.

Capaian awal itu dijadikan pijakan untuk memperluas ekspansi ke negara-negara berikutnya. HKI berharap jaringan kantor perwakilan ini menjadi jembatan permanen antara kawasan industri Indonesia dengan pusat-pusat modal dunia.

Respons Industri: Tidak Mau Kalah dari Negara Lain

Kalangan pengusaha kawasan industri tampak sadar bahwa dalam perebutan investasi global, negara yang lebih cepat bergerak akan lebih banyak menang. Dengan membuka kantor langsung di negara asal investor, HKI mencoba mempersingkat jarak antara niat investasi dan realisasi di lapangan.

Strategi ini juga merespons kondisi di mana banyak negara tetangga sudah lebih dulu membangun infrastruktur promosi investasi di luar negeri. Indonesia, lewat HKI, kini mengikuti pola yang sama.

Ekspansi ke sembilan negara sekaligus bukan pekerjaan kecil. Namun HKI tampaknya sudah memperhitungkan bahwa tanpa kehadiran fisik di pasar utama, peluang investasi bisa lebih mudah direbut kompetitor.

Dilansir dari laporan CNBC Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *