Berita

9 Penambang Ilegal Tewas Tertimbun Longsor di Sijunjung, 3 Selamat dari 12 Pekerja

9
×

9 Penambang Ilegal Tewas Tertimbun Longsor di Sijunjung, 3 Selamat dari 12 Pekerja

Sebarkan artikel ini

Teras News — Sembilan nyawa melayang dalam sekejap. Pada Kamis (14/5) siang pukul 12.30 WIB, longsor menerjang lokasi penambangan emas ilegal di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, menimbun sembilan dari 12 pekerja yang ada di tempat itu.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, membenarkan angka korban tersebut. “Hasil koordinasi kami, ada sembilan korban dari 12 pekerja tambang yang berada di lokasi saat kejadian,” kata Susmelawati di Kota Padang, Jumat.

Tiga pekerja berhasil keluar dari terjangan material longsoran dan dinyatakan selamat. Nasib sembilan rekan mereka berbeda — seluruhnya dinyatakan meninggal dunia.

Kronologi Longsor di Tambang Emas Koto VII

Kejadian berlangsung saat para pekerja tengah melakukan aktivitas penambangan pada siang hari. Lokasi Kecamatan Koto VII di Kabupaten Sijunjung dikenal sebagai salah satu daerah yang kerap menjadi sasaran penambangan tanpa izin, mengingat kandungan emas di wilayah tersebut. Pukul 12.30 WIB, material longsor menutup area kerja dan menjebak para penambang di dalamnya.

Proses evakuasi dan koordinasi segera dilakukan oleh pihak kepolisian bersama instansi terkait. Dari 12 pekerja yang tercatat berada di lokasi saat longsor terjadi, tiga orang berhasil diselamatkan. Sembilan korban lainnya tidak sempat menyelamatkan diri.

Polda Lampung: Pelaku Begal Tembak di Tempat

Di Lampung, kabar keras keluar dari Mapolda. Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf memerintahkan seluruh jajarannya untuk menembak di tempat setiap pelaku pembegalan atau pencurian kendaraan bermotor.

“Tidak ada toleransi terhadap pelaku pembegalan. Saya sudah perintahkan tembak di tempat. Pelaku begal tembak di tempat,” kata Helfi di Mapolda Lampung, Jumat. Ia menyebut maraknya aksi pembegalan sudah sangat meresahkan warga Lampung, sehingga tindakan tegas dan terukur perlu diberlakukan.

Kejaksaan Agung Serahkan Rp10,27 Triliun Uang Negara

Kejaksaan Agung menyerahkan uang negara senilai Rp10,27 triliun, hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyambut penyerahan itu sebagai dorongan bagi kepercayaan publik.

“Publik tentunya menantikan kinerja-kinerja seperti ini terus berlanjut, ini sangat meningkatkan kepercayaan,” ujar Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Jumat. Legislator bidang hukum itu optimistis Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto akan membawa perubahan besar dengan penegakan hukum berbasis pemulihan aset.

Bareskrim Ungkap Peredaran Narkoba di Hotel Jakarta Barat

Bareskrim Polri juga mengungkap kasus peredaran narkoba yang beroperasi di sebuah hotel di Jakarta Barat. Pengungkapan kasus ini menambah daftar panjang penindakan narkotika oleh kepolisian di wilayah ibu kota.

Dari empat peristiwa besar yang terjadi dalam sehari itu, kematian sembilan penambang di Sijunjung menjadi yang paling memilukan. Aktivitas tambang emas ilegal di Sumatera Barat kembali menelan korban, mengulang pola tragedi serupa yang sudah berulang kali terjadi di kawasan tersebut.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Ratna Dewi