Teras News — Di tengah tekanan dinamika global yang kian kompleks, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memilih duduk semeja dengan para purnawirawan panglima TNI dan kepala staf dari berbagai angkatan untuk membicarakan arah kebijakan pertahanan Indonesia. Pertemuan itu berlangsung di Jakarta, Jumat (25/4).
Kementerian Pertahanan menggelar forum tersebut sebagai ruang konsolidasi antara pemimpin pertahanan aktif dan para seniornya yang telah melewati berbagai periode kepemimpinan militer Indonesia. Para peserta berasal dari lintas era, mencerminkan rentang pengalaman panjang dalam pengelolaan pertahanan negara.
Sjafrie: Kebijakan Pertahanan Tetap Berpijak pada Konstitusi
Dalam forum itu, Sjafrie menegaskan bahwa kebijakan pertahanan Indonesia tidak akan bergeser dari landasan konstitusional meski tekanan dari luar terus berubah. “Kebijakan pertahanan Indonesia tetap berlandaskan konstitusi dan kepentingan nasional meski dihadapkan pada berbagai tantangan global,” kata Sjafrie.
Baca Juga:
Pernyataan itu disampaikan di hadapan para purnawirawan yang pernah memegang komando tertinggi militer Indonesia. Kehadiran mereka dalam satu ruangan membawa perspektif dari periode-periode berbeda dalam sejarah pertahanan nasional.
Tidak ada perincian lebih lanjut yang disampaikan secara terbuka mengenai rekomendasi atau kesimpulan konkret dari pertemuan tersebut.
Dilansir dari laporan Antara.
Editor: Surya Dharma