Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq meninjau kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar di SD Kanisius, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, menjelang hari pelaksanaan ujian tersebut.
Kunjungan itu dilakukan guna memastikan kelancaran pelaksanaan TKA di tingkat SD. Dalam interaksi langsung dengan para murid, Wamendikdasmen Fajar menekankan kejujuran sebagai nilai utama yang harus dipegang selama mengerjakan tes.
“Hadapi TKA dengan jujur dan benar. Nilai walau tidak sempurna namun didapatkan dengan cara yang jujur itu lebih berharga. Yang nilainya 100 tetapi hasil menyontek, itu tidak ada artinya,” kata Fajar dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Jumat.
Baca Juga:
Pendekatan TKA Berbasis Logika dan Soal Cerita
Wamendikdasmen Fajar menjelaskan bahwa TKA dirancang dengan pendekatan yang menekankan penguasaan logika melalui model soal cerita. Model soal tersebut, menurut Fajar, bertujuan agar siswa tidak sekadar menghafal rumus, melainkan mampu memahami konteks masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Hal senada disampaikan oleh Guru Kelas VI SD Kanisius Wonogiri, Danang Prasetyo Wibowo. Ia mengungkapkan adanya pergeseran strategi pengajaran yang kini dialihkan pada pemahaman pernyataan atau instruksi soal, terutama pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia.
Menurut Danang, melalui logika yang terlatih, murid tidak perlu terjebak dalam perhitungan manual secara berlebihan untuk mencapai hasil yang maksimal. Ia menyebut hal itu penting mengingat nilai TKA akan menjadi modal bagi siswa yang ingin masuk sekolah menengah melalui jalur prestasi.
26 Siswa Kelas VI Disiapkan Ikuti TKA
Kepala Sekolah SD Kanisius Wonogiri, Eliut Nina, memastikan seluruh murid kelas VI yang berjumlah 26 anak telah siap mengikuti TKA. Persiapan dilakukan melalui sejumlah upaya, mulai dari penambahan jam belajar hingga optimalisasi Laboratorium Teknologi Informasi dan Komunikasi (Lab TIK), agar para siswa terbiasa dengan sistem ujian berbasis komputer.
Eliut Nina menyatakan TKA memberikan ukuran yang jelas terhadap hasil belajar siswa. Meski demikian, ia tetap menekankan agar pengelola sekolah menjaga aspek kejujuran di samping kesiapan akademis.
Program Makan Bergizi Gratis Dipastikan Berjalan
Selain aspek akademik, Wamendikdasmen Fajar juga memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berjalan optimal di SD Kanisius Wonogiri. Program tersebut disebut untuk menjaga kebugaran fisik para murid, khususnya selama masa persiapan menjelang pelaksanaan TKA.
Kunjungan Wamendikdasmen ke Wonogiri merupakan bagian dari rangkaian peninjauan lapangan yang dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjelang pelaksanaan TKA secara nasional. Sebelumnya, Kemendikdasmen juga menyiapkan posko pemantauan TKA di setiap provinsi, sementara persiapan teknis TKA berbasis komputer dilaporkan telah mencapai tahap akhir.
Dilansir dari laporan Antara.