Berita

1.664 Pelajar SD di Ponorogo Jalani Uji Publik Tahfidz, Ada yang Hafal 30 Juz

13
×

1.664 Pelajar SD di Ponorogo Jalani Uji Publik Tahfidz, Ada yang Hafal 30 Juz

Sebarkan artikel ini

Teras News — Lebih dari seribu pelajar sekolah dasar di Ponorogo kini hafal sebagian atau seluruh isi Al-Qur’an berkat program tahfidz yang sudah berjalan empat tahun. Rabu (22/4), sebanyak 1.664 siswa SD negeri dan swasta tampil menyetorkan hafalan di depan tim penguji dalam uji publik yang digelar di Pendopo Pemkab Ponorogo.

Program ini bukan kegiatan insidental. Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengikat pelaksanaannya lewat Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 37 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Keagamaan pada Pendidikan Dasar. Aturan itu merinci jenjang pembelajaran mulai dari membaca Al-Qur’an tingkat dasar, Tahsinul Qur’an (perbaikan bacaan), hingga Tahfidzul Qur’an (hafalan).

Capaian Hafalan: Juz 30 untuk SD, Tiga Juz untuk SMP

Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo Nurhadi Hanuri menjelaskan, target hafalan berbeda untuk setiap jenjang. Siswa SD diwajibkan menguasai Juz 30, sedangkan siswa SMP mencakup Juz 30, Juz 1, dan Juz 2. “Membaca dan menghafal Al-Qur’an akan menjadi kebiasaan anak-anak di Ponorogo,” kata Nurhadi.

Uji publik Rabu itu mengambil tema “Al-Qur’an Pesan Abadi dalam Menerangi Hati dan Pikiran.” Sejumlah peserta bahkan berhasil menuntaskan hafalan penuh 30 juz, prestasi yang membuat Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita tampak terharu saat menyerahkan penghargaan kepada mereka.

Program Masuki Tahun Keempat, Ribuan Siswa Sudah Wisuda

Program tahfidz di Ponorogo resmi memasuki tahun keempat. Selama kurun itu, ribuan pelajar SD dan SMP secara bergelombang telah menjalani wisuda hafalan Al-Qur’an.

Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Lis, menyebut program ini memiliki tujuan yang melampaui kemampuan hafalan semata. “Program tahfidz bukan sekadar mengasah kemampuan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga proses membentuk karakter, kedisiplinan, dan akhlak mulia sejak tingkat pendidikan dasar,” ujarnya.

Bunda Lis juga menyoroti besarnya dukungan dari seluruh pihak yang terlibat. “Para pelajar bersemangat, orang tua mendukung, demikian pula sekolah dan pemkab memberikan dukungan penuh,” terangnya.

Dilansir dari laporan Kominfo Ponorogo.

Penulis: Ahmad Fauzan
Editor: Surya Dharma