Internasional

Pete Hegseth Dicecar Anggota Kongres AS Soal Tujuan dan Timeline Perang Iran

8
×

Pete Hegseth Dicecar Anggota Kongres AS Soal Tujuan dan Timeline Perang Iran

Sebarkan artikel ini

Teras News — Kamis (30/4/2026), Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth menghadapi sesi sidang panjang di depan Kongres yang menuntut penjelasan langsung soal keterlibatan militer AS dalam konflik Iran. Berjam-jam, Hegseth duduk di kursi panas bersama Ketua Kepala Staf Gabungan, Caine, meladeni satu per satu pertanyaan para anggota dewan.

Anggota Kongres Desak Kejelasan Tujuan Jangka Panjang

Pertanyaan yang dilancarkan para anggota Kongres memusat pada dua hal: apa tujuan jangka panjang operasi militer di Iran, dan berapa lama AS berencana terlibat. Kedua pertanyaan itu terus berulang sepanjang sesi, menggambarkan ketidakpuasan dewan terhadap transparansi pemerintahan soal arah perang tersebut.

Hegseth dan Caine kompak menghadapi giliran pertanyaan dari tiap anggota dewan. Sidang berlangsung terbuka untuk publik, sebuah format yang memang dimaksudkan Kongres agar rakyat AS bisa menyaksikan langsung proses akuntabilitas pejabat militer tertinggi negara itu.

Kongres Tagih Pertanggungjawaban Penuh

Tekanan dari Kongres terhadap Hegseth bukan tanpa alasan. Keterlibatan militer AS dalam konflik bersenjata memang mensyaratkan pengawasan ketat dari lembaga legislatif, termasuk soal otorisasi penggunaan kekuatan militer dan batasan durasi operasi. Tanpa kejelasan timeline dan target, anggota dewan khawatir AS terseret ke konflik berkepanjangan tanpa strategi keluar yang jelas.

Sidang hari itu menjadi salah satu momen paling intens dalam pengawasan Kongres terhadap kebijakan pertahanan pemerintahan saat ini, seperti dilaporkan CNBC Indonesia dari program Power Lunch, Kamis (30/4/2026).

Publik dan para pengamat kini menunggu apakah hasil sidang itu akan mendorong pemerintah AS merinci lebih terbuka strategi militernya di Iran, atau justru mempertebal ketegangan antara eksekutif dan legislatif di Washington.

Penulis: Indah Lestari
Editor: Surya Dharma