Berita

Delegasi Internasional Puji Sistem Pembinaan Narapidana Berbasis Kearifan Lokal di Lapas Bali

6
×

Delegasi Internasional Puji Sistem Pembinaan Narapidana Berbasis Kearifan Lokal di Lapas Bali

Sebarkan artikel ini

Delegasi dari berbagai negara memuji sistem pembinaan narapidana berbasis kearifan lokal yang diterapkan di Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli dan Griya Abhipraya Dharma Laksana, Bali.

Kunjungan delegasi internasional itu menyasar dua lokasi, yakni Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli dan Griya Abhipraya Dharma Laksana yang dikelola oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Karangasem.

Dalam kunjungan tersebut, para delegasi melihat langsung praktik pembinaan yang diterapkan kepada narapidana dengan pendekatan berbasis kearifan lokal Indonesia.

Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli merupakan lembaga pemasyarakatan yang khusus menangani narapidana kasus narkotika. Sementara Griya Abhipraya Dharma Laksana adalah fasilitas milik Bapas Kelas II Karangasem yang berperan dalam pembinaan dan pendampingan klien pemasyarakatan.

Pendekatan kearifan lokal dalam sistem pemasyarakatan Indonesia, khususnya di Bali, mencerminkan upaya integrasi nilai-nilai budaya setempat ke dalam program rehabilitasi dan pembinaan narapidana.

Keaslian detail lebih lanjut mengenai negara-negara asal delegasi, jumlah peserta, serta waktu pasti pelaksanaan kunjungan ini belum dapat diverifikasi secara independen berdasarkan informasi yang tersedia dari sumber.

Dilansir dari laporan Sindonews.