Berita

6.000 Pelari Padati Purwokerto Half Marathon 2026, Peserta Yogyakarta Finis 19 Menit

9
×

6.000 Pelari Padati Purwokerto Half Marathon 2026, Peserta Yogyakarta Finis 19 Menit

Sebarkan artikel ini

Teras News — Sebanyak 6.000 pelari memenuhi rute Purwokerto Half Marathon 2026 di Kabupaten Banyumas, Minggu (17/5/2026). Riuh tepuk tangan, yel-yel, dan musik dari tim sorak di sepanjang jalur membuat suasana lomba terasa jauh lebih hidup dari sekadar perlombaan lari biasa.

Peserta terbagi dalam empat kategori: 2.000 pelari kategori half marathon 21K, 1.750 pelari 10K, 2.000 pelari 5K, dan 250 peserta 3K fun run. Tim sorak yang berjaga di berbagai titik rute datang dari warga sekitar, pelajar, komunitas, hingga kelompok seni dengan kostum unik.

Pelari dari Luar Kota Puji Cheering dan Sterilisasi Jalur

Sulendro, pelari asal Yogyakarta yang turun di kategori 5K, berhasil mencatatkan waktu 19 menit 33 detik. Baginya, penyelenggaraan tahun ini memuaskan.

“Pesertanya sangat meriah, ramai, dan fasilitas terutama water station bagus. Lalu lintas steril, jadi pelari tinggal lari dan merasa enjoy,” kata Sulendro.

Rahadi, peserta kategori half marathon yang mengaku sudah dua kali mengikuti event ini, menyebut suasana sorak-sorai di Purwokerto melampaui pengalamannya di lomba lari lain di Pulau Jawa. “Cheering-nya bagus banget, bikin semangat. Dibanding race yang lain, cheering-nya heboh banget,” ujarnya.

Warga Lokal: Harap UMKM Ikut Terdongkrak

Eko, warga Baturraden yang baru pertama kali ikut serta di kategori 10K, punya harapan lebih dari sekadar medali finisher. Dia senang menyaksikan antusiasme warga sepanjang rute, tapi juga berharap gelaran sebesar ini memberi dampak nyata bagi pedagang kecil di Banyumas.

“Sebagai warga lokal antusias, karena cheering-nya luar biasa. Semoga ke depan lebih meriah lagi,” katanya. “Harapannya UMKM lebih maju lagi dan lebih ramai.”

Gubernur Jawa Tengah Ikut Berlari di Kategori 5K

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bukan hanya hadir sebagai pemberi bendera start. Dia turun langsung sebagai peserta kategori 5K bersama ribuan pelari lainnya. Sebelum lomba dimulai, Luthfi menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat.

“Terima kasih kepada BRI, BI, Bupati Banyumas, serta seluruh warga Banyumas yang telah hadir merangkai kegiatan half marathon,” kata Luthfi saat melepas peserta.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, yang turut hadir melepas peserta, menegaskan bahwa Purwokerto Half Marathon bukan semata agenda olahraga. “Kegiatan ini bagian dari sport tourism yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” kata Sumarno. Sport tourism adalah konsep pengembangan pariwisata berbasis kegiatan olahraga, yang mendorong kunjungan dari luar daerah sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Kehadiran ribuan pelari dari berbagai kota menjadi pemacu perputaran ekonomi warga Banyumas, mulai dari sektor akomodasi, kuliner, hingga pedagang kaki lima di sekitar rute lomba. Purwokerto Half Marathon kini masuk dalam kalender event lari bergengsi di Jawa Tengah, dan para pelari sudah bersuara keras: mereka ingin kembali tahun depan.

Penulis: Surya Dharma
Editor: Ratna Dewi