Berita

1.500 Komandan TNI Kumpul di Unhan Bogor, Prabowo Beri Taklimat Perkuat Soliditas

9
×

1.500 Komandan TNI Kumpul di Unhan Bogor, Prabowo Beri Taklimat Perkuat Soliditas

Sebarkan artikel ini

Teras News — Sekitar 1.500 komandan satuan dari seluruh matra TNI memenuhi Universitas Pertahanan (Unhan) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026). Presiden Prabowo Subianto hadir langsung untuk memberikan taklimat kepada para Komandan Satuan TNI Tahun 2026 dalam pertemuan berskala besar yang menyatukan pimpinan militer dari seluruh penjuru Indonesia.

Taklimat adalah pengarahan langsung dari pimpinan tertinggi kepada jajaran komandan lapangan, biasa digelar untuk menyamakan visi dan arah kebijakan operasional. Kehadiran Prabowo disambut lantunan lagu perjuangan “Maju Tak Gentar” dan “Garuda Pancasila” oleh para peserta, sebelum rangkaian acara dibuka secara resmi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

1.500 Peserta dari Tiga Matra Hadir Serentak

Para peserta mewakili Mabes TNI, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, serta unsur non-struktural lainnya. Jajaran pimpinan TNI yang hadir mencakup level tertinggi hingga komando satuan di lapangan: para Kepala Staf Angkatan, Panglima Komando Utama, hingga Komandan Satuan setingkat Komandan Batalyon.

Setelah menyanyikan Mars TNI dan mars masing-masing matra secara bersama-sama, acara dilanjutkan dengan doa bersama. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kemudian menyampaikan laporan resmi kepada Presiden sebelum memasuki sesi utama taklimat.

Sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat setingkat menteri turut hadir dalam kegiatan tersebut, mencerminkan koordinasi antara sektor pertahanan dan unsur pemerintahan sipil.

Ditutup dengan Makan Siang Bersama Presiden

Acara berakhir dengan jamuan santap siang bersama Presiden Prabowo dan seluruh peserta. Momen tersebut menjadi ruang kedekatan langsung antara kepala negara dan para komandan lapangan yang sehari-hari bertugas di berbagai wilayah Indonesia.

Pertemuan tahunan komandan satuan TNI semacam ini lazim digelar untuk memperbarui arah kebijakan pertahanan, mempererat kohesi antarangkatan, serta memastikan seluruh jajaran militer bergerak dalam satu garis komando yang solid.

Penulis: Dian Permata
Editor: Surya Dharma