Berita

Ukiran Jepara Tampil di Museum Nasional, Gus Yasin dan Nawal Hadiri Pameran Tatah 2026 di Jakarta

7
×

Ukiran Jepara Tampil di Museum Nasional, Gus Yasin dan Nawal Hadiri Pameran Tatah 2026 di Jakarta

Sebarkan artikel ini

Teras News — Kerajinan ukir Jepara kembali unjuk diri di panggung nasional. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin mengunjungi pameran seni ukir Tatah 2026 yang berlangsung di Ruang Pamer Temporer A Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Pameran bertema “Suluk-Sulur-Jepara” itu menjadi ajang khusus untuk memperkenalkan kerajinan ukir dari Kabupaten Jepara kepada khalayak yang lebih luas, termasuk di tingkat nasional.

Pameran Tatah 2026 Angkat Narasi Sejarah Ukir Jepara

Tatah 2026 bukan sekadar pameran kerajinan biasa. Tema “Suluk-Sulur-Jepara” dipilih untuk menonjolkan narasi sejarah di balik tradisi ukir yang sudah mengakar di Kabupaten Jepara selama berabad-abad. Ukiran Jepara dikenal dengan motif sulur yang rumit dan khas, mencerminkan perpaduan pengaruh budaya lokal, Hindu-Buddha, hingga Islam yang masuk ke pesisir utara Jawa.

Kabupaten Jepara memang identik dengan industri mebel dan ukir kayu yang menembus pasar ekspor. Produk ukiran dari daerah ini sudah lama merambah pasar Eropa, Amerika, hingga Timur Tengah, menjadikan Jepara salah satu sentra kerajinan terbesar di Indonesia.

Gus Yasin dan Ning Nawal Apresiasi Perkembangan Seni Ukir

Kehadiran Taj Yasin, yang akrab disapa Gus Yasin, bersama Nawal Arafah Yasin atau Ning Nawal di Museum Nasional Indonesia mencerminkan perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap pelestarian sekaligus promosi kerajinan daerah. Dekranasda Jawa Tengah selama ini menjadi salah satu ujung tombak dalam mendorong produk kerajinan lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih besar.

Museum Nasional Indonesia dipilih sebagai venue pameran bukan tanpa alasan. Sebagai salah satu museum terkemuka di Indonesia, tempat ini memberikan konteks budaya yang kuat bagi karya-karya ukir Jepara yang dipamerkan, sekaligus membuka akses kepada pengunjung dari berbagai kalangan yang datang ke pusat ibu kota.

Pameran Tatah 2026 diharapkan dapat terus mendorong seni ukir Jepara semakin dikenal, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di pasar internasional.

Penulis: Indah Lestari
Editor: Ratna Dewi