Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan bahwa dirinya pernah menolak kedatangan Rismon Hasiolan Sianipar beserta rombongannya yang bermaksud menyerahkan sebuah buku berjudul Gibran End Game.
JK menyatakan bahwa alasannya menolak pertemuan tersebut adalah karena ia tidak ingin ikut campur dalam urusan yang dibawa oleh Rismon Sianipar dan kawan-kawannya.
Keaslian konteks lengkap pernyataan JK tersebut, termasuk waktu dan tempat kejadian, belum dapat diverifikasi secara independen berdasarkan informasi yang tersedia dari sumber.
Baca Juga:
Rismon Hasiolan Sianipar diketahui merupakan salah satu figur yang sebelumnya telah mempublikasikan buku berjudul Gibran End Game, sebuah buku yang beredar dan memicu perbincangan di kalangan publik terkait isinya yang menyangkut nama Gibran.
Penolakan JK untuk menerima kunjungan Rismon Sianipar beserta rombongannya itu disampaikan sendiri oleh JK dalam sebuah kesempatan, di mana ia menceritakan kronologi singkat tawaran pertemuan tersebut dan keputusannya untuk tidak menerimanya.
Jusuf Kalla, yang menjabat sebagai Wakil Presiden RI dua periode yakni pada 2004–2009 dan 2014–2019, selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh senior nasional yang kerap dimintai pandangan oleh berbagai kalangan terkait isu-isu politik dan kebangsaan.
Tidak ada keterangan lebih lanjut dari sumber mengenai respons Rismon Sianipar atas penolakan tersebut, maupun detail isi buku Gibran End Game yang dimaksud untuk diserahkan kepada JK.
Dilansir dari laporan Sindonews.