Teras News — Produk kerajinan tangan dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah kini punya panggung baru di timur Indonesia. Sebanyak 12 peserta dari Jawa Tengah diberangkatkan untuk mengisi paviliun khusus dalam ajang Dekranas Expo yang digelar di Trans Studio Mall, Makassar, Sulawesi Selatan, mulai 9 hingga 12 Juli 2026.
Keikutsertaan ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). Jawa Tengah tampil sebagai salah satu provinsi dengan paviliun tersendiri, menampilkan deretan produk pilihan dari berbagai daerah se-Jateng.
Paviliun Jateng Jadi Ruang Promosi Produk Lintas Kabupaten
Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menyebut paviliun Jawa Tengah dirancang sebagai pusat promosi untuk memperkenalkan keragaman produk kerajinan dari seluruh wilayah provinsi. Kehadiran di Makassar bukan sekadar pameran — ini bagian dari strategi membuka akses ke pasar-pasar baru di luar Pulau Jawa.
Baca Juga:
Makassar dipilih bukan tanpa alasan. Kota ini merupakan pusat perdagangan terbesar di Kawasan Timur Indonesia, dengan jaringan distribusi yang menjangkau Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Bagi pelaku kerajinan Jateng, ini pintu masuk ke segmen konsumen yang selama ini belum banyak tersentuh.
46 Tahun Dekranas: Pameran Jadi Ajang Koneksi Pengrajin Nasional
Dekranas sendiri berdiri sebagai lembaga yang menghimpun dan mendorong pengembangan kerajinan tangan di seluruh Indonesia. Di usianya yang ke-46, pameran tahunan ini menjadi salah satu forum pertemuan terbesar bagi pengrajin, pembeli, dan pemangku kepentingan industri kreatif dari berbagai provinsi.
Bagi para pengrajin Jawa Tengah yang ikut serta, empat hari pameran di Makassar adalah kesempatan langsung untuk memperkenalkan produk mereka kepada pembeli potensial dari luar Jawa. Transaksi yang terjadi di arena pameran seperti ini kerap membuka pintu kerja sama jangka panjang antara pengrajin lokal dengan distributor atau reseller di daerah lain.
Paviliun Jawa Tengah di Dekranas Expo 2026 dijadwalkan buka penuh selama empat hari, dari 9 hingga 12 Juli 2026, di Trans Studio Mall Makassar.
Editor: Surya Dharma