Teknologi

BSSN dan Asbanda Teken MoU Keamanan Siber, Bank Pembangunan Daerah Dapat Perlindungan Lebih Kuat

15
×

BSSN dan Asbanda Teken MoU Keamanan Siber, Bank Pembangunan Daerah Dapat Perlindungan Lebih Kuat

Sebarkan artikel ini

Teras News — Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU untuk memperkuat keamanan siber di sektor perbankan daerah. Kerja sama ini menyasar langsung perlindungan sistem digital yang digunakan jutaan nasabah bank pembangunan daerah di seluruh Indonesia.

MoU BSSN-Asbanda: Lindungi Data Nasabah Bank Daerah dari Ancaman Siber

Penandatanganan MoU antara BSSN dan Asbanda menjadi respons atas meningkatnya ancaman siber terhadap institusi keuangan daerah. Bank pembangunan daerah, yang dikenal sebagai BPD, beroperasi di hampir seluruh provinsi dan melayani transaksi keuangan pemerintah daerah hingga masyarakat umum. Celah keamanan digital pada sistem mereka berpotensi berdampak langsung pada dana publik.

Kolaborasi dua lembaga ini membuka akses bagi BPD untuk mendapatkan dukungan teknis, pertukaran informasi ancaman siber, serta pembinaan kapasitas dalam menghadapi serangan digital yang kian canggih. BSSN, sebagai otoritas nasional di bidang keamanan siber dan persandian, akan menjadi mitra strategis dalam memperkuat pertahanan digital perbankan daerah.

Ancaman siber terhadap sektor perbankan bukan isu baru. Serangan ransomware (perangkat lunak jahat yang mengenkripsi data korban untuk meminta tebusan), kebocoran data nasabah, hingga pembobolan sistem transaksi digital terus meningkat secara global. Bank-bank daerah yang infrastruktur digitalnya belum sekuat bank nasional menjadi target yang rentan.

Nasabah BPD tersebar luas di daerah-daerah yang bergantung pada layanan perbankan pemerintah daerah untuk menerima gaji, pembayaran program sosial, hingga transaksi usaha kecil. Gangguan pada sistem digital BPD tidak hanya merugikan institusi, melainkan langsung memengaruhi kehidupan sehari-hari warga.

Kerja sama ini diharapkan mendorong standarisasi protokol keamanan di seluruh BPD yang tergabung dalam Asbanda, sehingga perlindungan data nasabah tidak lagi bergantung sepenuhnya pada kapasitas masing-masing bank daerah yang bervariasi.

Penulis: Novia Anggraini
Editor: Ratna Dewi