Teknologi

Dell dan Kioxia Rilis Server 2U dengan Kapasitas Flash 9,8 Petabyte, Pertama di Dunia

7
×

Dell dan Kioxia Rilis Server 2U dengan Kapasitas Flash 9,8 Petabyte, Pertama di Dunia

Sebarkan artikel ini

Teras News — Kapasitas penyimpanan server konvensional berukuran 2U selama ini terbatas jauh di bawah satu petabyte. Dell Technologies dan Kioxia Corporation kini memecah batas itu dengan menghadirkan server 2U berkapasitas flash 9,8 petabyte (PB), konfigurasi yang diklaim belum pernah ada sebelumnya di industri infrastruktur data.

Pengumuman ini dirilis langsung dari Tokyo oleh Kioxia Corporation. Server yang dimaksud adalah Dell PowerEdge R7725xd, yang dikonfigurasi dengan 40 unit SSD NVMe KIOXIA Seri LC9 berkapasitas 245,76 terabyte (TB) per unit dalam bentuk fisik E3.L. Total kapasitas yang dihasilkan dari kombinasi tersebut mencapai 9,8 PB dalam satu unit rak berukuran 2U.

40 SSD KIOXIA LC9 Jadi Kunci Konfigurasi 9,8 PB

SSD KIOXIA Seri LC9 merupakan SSD NVMe pertama di industri ini yang menawarkan kapasitas berbasis flash hingga 245,76 TB. Produk ini tersedia dalam tiga bentuk fisik: 2,5 inci, E3.S, dan E3.L, semuanya menggunakan antarmuka PCIe 5.0. Kapasitas ini menjadikannya alternatif signifikan dibanding SSD berkapasitas 30,72 TB yang lebih umum dipakai di pusat data saat ini.

Server Dell PowerEdge R7725xd sendiri ditenagai prosesor AMD EPYC. Sistem ini mendukung hingga lima unit NIC (Network Interface Card) berkecepatan 400 Gbps, memungkinkan transfer data dalam jumlah besar melalui pipeline secara lebih cepat. Konfigurasi penyimpanannya berpendingin udara dan dirancang melengkapi server yang sudah dilengkapi GPU, sehingga cocok untuk mendukung pelatihan model AI sekaligus pengelolaan data sepanjang siklus hidup AI.

Ditujukan untuk Beban Kerja AI dan Data Lake Berskala Besar

Arun Narayanan, Wakil Presiden Senior Divisi Komputasi dan Jaringan di Dell Technologies, menyebut tuntutan infrastruktur AI terus meningkat. “Seiring dengan semakin tingginya tuntutan beban kerja AI, infrastruktur yang mendukungnya harus mampu mengikuti perkembangannya,” katanya. “Dell PowerEdge R7725xd yang dipadukan dengan SSD enterprise berkapasitas tinggi dari KIOXIA menghadirkan densitas penyimpanan dan efisiensi daya yang dibutuhkan pelanggan kami untuk mengembangkan infrastruktur AI tanpa mengorbankan performa.”

Kedua perusahaan memposisikan server ini untuk tiga segmen utama: beban kerja AI generatif, data lake berskala besar, dan aplikasi perusahaan yang membutuhkan kapasitas data sangat besar. Efisiensi daya juga disebut sebagai pertimbangan utama, dengan klaim bahwa konfigurasi ini mampu menekan TCO (Total Cost of Ownership, atau total biaya kepemilikan) sekaligus mengurangi jejak fisik di pusat data.

Kebutuhan kapasitas penyimpanan di pusat data global terus melonjak seiring adopsi model-model AI besar yang memerlukan dataset raksasa untuk proses pelatihan. Server berukuran kecil namun berkapasitas tinggi seperti ini menjawab tekanan ruang fisik yang dihadapi banyak operator pusat data, terutama yang beroperasi di gedung dengan keterbatasan rak dan daya listrik.

Dengan konfigurasi 9,8 PB dalam satu unit 2U, server ini menempatkan Dell dan Kioxia di garis depan persaingan infrastruktur penyimpanan untuk era AI, di saat permintaan terhadap solusi padat dan hemat energi terus tumbuh dari kalangan perusahaan teknologi besar maupun penyedia layanan cloud.

Penulis: Siti Rahma
Editor: Surya Dharma