Internasional

Prabowo Hadiri Retreat KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Ketahanan Kawasan Jadi Fokus Utama

14
×

Prabowo Hadiri Retreat KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Ketahanan Kawasan Jadi Fokus Utama

Sebarkan artikel ini

Teras News — Para pemimpin Asia Tenggara berkumpul di tengah tekanan ekonomi global yang belum mereda. Presiden Prabowo Subianto hadir dalam sesi Retreat KTT ASEAN ke-48 di Shangri-La Mactan, Cebu, Filipina, pada Jumat (8/5), membawa agenda besar soal ketahanan dan masa depan kawasan yang kian diuji oleh ketidakpastian dunia.

Prabowo disambut langsung oleh Presiden Filipina setibanya di lokasi acara. Pertemuan berlangsung dalam suasana yang digambarkan hangat di antara para kepala negara Asia Tenggara, meski topik yang dibahas jauh dari ringan.

Format Retreat: Pemimpin Bicara Tanpa Delegasi

Sesi Retreat dalam KTT ASEAN adalah format pertemuan khusus yang hanya dihadiri para kepala negara atau kepala pemerintahan, tanpa didampingi delegasi teknis. Format ini dirancang agar para pemimpin bisa bicara lebih terbuka dan langsung satu sama lain, tanpa beban protokoler yang kaku. KTT ke-48 ini diselenggarakan di bawah kepresidenan Filipina dalam ASEAN untuk tahun 2026.

Ketidakpastian global menjadi latar besar pertemuan ini. Ketegangan perdagangan antarnegara besar, perubahan iklim, hingga dinamika geopolitik di kawasan Indo-Pasifik terus menekan negara-negara Asia Tenggara untuk memperkuat solidaritas dan merespons bersama.

Ketahanan Kawasan di Tengah Gejolak Ekonomi Dunia

Bagi warga di negara-negara anggota ASEAN, hasil dari pertemuan seperti ini kerap berdampak langsung pada kebijakan ekonomi, perdagangan, dan kerja sama pembangunan. Kesepakatan yang lahir dari KTT dapat memengaruhi rantai pasok regional, investasi lintas batas, hingga mobilitas tenaga kerja antarnegara.

Indonesia, sebagai salah satu ekonomi terbesar di ASEAN, memiliki kepentingan langsung dalam setiap keputusan yang diambil di forum ini. Posisi Prabowo di meja perundingan mewakili lebih dari 270 juta penduduk yang merasakan langsung dampak dari stabilitas atau guncangan kawasan.

KTT ASEAN ke-48 di Cebu menjadi salah satu forum multilateral paling krusial tahun ini bagi Asia Tenggara, di saat banyak negara sedang mencari pijakan di tengah perubahan tatanan ekonomi dan politik global yang bergerak cepat.

Penulis: Surya Dharma
Editor: Arif Budiman