Kesehatan

Sakit Kepala Tiap Pagi Saat Bangun Tidur? Dokter Bedah Saraf Peringatkan Gejala Tumor Otak

10
×

Sakit Kepala Tiap Pagi Saat Bangun Tidur? Dokter Bedah Saraf Peringatkan Gejala Tumor Otak

Sebarkan artikel ini

Teras NewsSakit kepala yang muncul setiap pagi hari tepat saat bangun tidur, dengan intensitas berat dan terasa seperti tekanan di seluruh kepala, bisa menjadi tanda awal tumor otak. Dokter spesialis bedah saraf Dr. dr. Mardjono Tjahjadi mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pola keluhan seperti ini.

“Sakit kepalanya konsisten timbul paling berat pada saat bangun tidur pagi. Setelah bangun tidur pagi, biasanya masih tetap ada sakit kepala, tapi, enggak seberat yang pagi-pagi. Kalau ada keluhan sakit kepala yang seperti itu, sebaiknya periksakan,” kata dokter yang akrab disapa Joy itu dalam acara temu media di Jakarta, Kamis.

Posisi Tidur Telentang Picu Tekanan di Otak

Ada penjelasan ilmiah di balik munculnya sakit kepala justru saat pagi hari. Ketika seseorang tidur telentang, gravitasi tidak lagi membantu memperlancar aliran darah dan cairan otak seperti saat tubuh berdiri. Akibatnya, tekanan di dalam rongga kepala meningkat lebih lama sepanjang malam.

Faktor lain adalah pola napas saat tidur. Napas yang melambat dan melirih selama tidur memicu pelebaran pembuluh darah otak, yang pada akhirnya menambah tekanan di dalam kepala. Bagi orang dengan tumor otak, kondisi ini memperparah rasa sakit yang sudah ada.

Ciri Khas: Kronik, Progresif, dan Terasa Seperti Dicengkeram

Joy menegaskan bahwa sakit kepala yang patut dicurigai sebagai gejala tumor otak punya karakter yang sangat spesifik. Bukan sekadar pusing biasa.

“Kalau ada sakit kepala yang kronik progresif, itu harus dicurigai. Kemudian, sakit kepalanya itu sifatnya bukan kayak ditusuk jarum, tapi, seperti tertekan. Sakit kepala itu jadi kayak tumpul, sakit semua, kayak dicengkeram,” ujarnya.

Kronik berarti keluhan sudah berlangsung berbulan-bulan. Meski intensitasnya naik-turun, sakit kepala itu tidak pernah benar-benar hilang. Progresif berarti dari hari ke hari rasa sakitnya makin berat, bukan membaik.

Gejala Lain yang Perlu Diwaspadai

Sakit kepala bukan satu-satunya tanda. Joy menjelaskan bahwa gejala tumor otak bervariasi tergantung ukuran tumor, lokasinya di dalam otak, dan seberapa cepat tumor itu tumbuh.

Gejala lain yang bisa menyertai antara lain gangguan perilaku, kejang mendadak, sulit bicara, mual atau muntah, serta gangguan penglihatan dan pendengaran. Bila beberapa gejala ini muncul bersamaan dengan pola sakit kepala pagi yang konsisten, pemeriksaan medis segera sangat dianjurkan.

Tumor otak sendiri merupakan pertumbuhan sel abnormal di dalam atau di sekitar otak. Pertumbuhan itu meningkatkan tekanan di dalam rongga kepala dan memicu berbagai masalah kesehatan. Penyebab pastinya, menurut Joy, hingga kini belum diketahui.

Bagi warga yang selama ini menganggap sakit kepala pagi sebagai efek kurang tidur atau kelelahan semata, pernyataan dokter bedah saraf ini menjadi pengingat bahwa ada kondisi yang tidak boleh diabaikan. Pemeriksaan dini ke dokter spesialis saraf adalah langkah paling aman untuk memastikan kondisi kesehatan otak.

Penulis: Rizky Pratama
Editor: Arif Budiman