Teras News — Buah-buahan selama ini dikenal sebagai sumber vitamin dan nutrisi yang menyehatkan. Namun ada satu kandungan di dalamnya yang jarang mendapat perhatian: fruktosa, atau yang dikenal sebagai gula buah, yang menurut Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) berpotensi mengganggu kesehatan tubuh.
Fruktosa adalah jenis gula alami yang terkandung dalam hampir semua jenis buah. Berbeda dari glukosa yang langsung diserap tubuh sebagai energi, fruktosa diproses secara khusus oleh hati. Proses metabolisme inilah yang menjadi kunci pemahaman tentang hubungannya dengan kadar asam urat dalam darah.
Guru Besar IPB menegaskan bahwa konsumsi fruktosa dalam jumlah berlebihan dapat memicu peningkatan produksi asam urat di dalam tubuh. Kadar asam urat yang tinggi, atau hiperurisemia, berisiko menyebabkan nyeri sendi akut yang dikenal dengan istilah gout.
Baca Juga:
Meski demikian, konsumsi buah dalam jumlah wajar tetap dianjurkan karena kandungan serat, vitamin, dan antioksidannya yang bermanfaat. Risiko dari fruktosa lebih relevan bagi mereka yang mengonsumsi buah atau produk berbasis fruktosa secara berlebihan dalam jangka panjang.
Berita Terkait
Editor: Arif Budiman