Teras News — Dua kapal tersita dalam sekejap di Selat Hormuz. Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) merilis rekaman video pada Rabu (22/4) yang mendokumentasikan proses pencegatan dan penyitaan kedua kapal tersebut di jalur perairan strategis itu.
Rekaman itu dipublikasikan dan dilaporkan oleh kantor berita Tasnim, media yang berafiliasi dengan IRGC. Video tersebut menampilkan dokumentasi langsung operasi pencegatan di Selat Hormuz, jalur pelayaran yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab dan dikenal sebagai salah satu titik transit minyak tersibuk di dunia.
IRGC Sebut Pelanggaran di Selat Hormuz sebagai Garis Merah
Bersamaan dengan rilis rekaman itu, IRGC menyampaikan peringatan bahwa pelanggaran di kawasan tersebut merupakan garis merah. Pernyataan ini muncul seiring dengan penyebaran video dokumentasi penyitaan yang diklaim terjadi di wilayah yurisdiksi Iran.
Baca Juga:
Selat Hormuz memiliki lebar sekitar 33 kilometer di titik tersempitnya. Sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melintas di jalur ini setiap harinya, menjadikannya salah satu titik paling sensitif secara geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Keaslian rekaman dan detail lebih lanjut mengenai identitas kedua kapal yang disita belum diverifikasi secara independen.
Dilansir dari laporan Sindonews.
Editor: Ratna Dewi