Teras News — Konsulat Jenderal RI di San Francisco membuka peluang kolaborasi dengan Chef Martin Yan, sosok legendaris yang selama puluhan tahun memperkenalkan masakan Asia ke jutaan pemirsa Amerika Serikat melalui stasiun televisi publik PBS, guna mendorong promosi kuliner Indonesia di negeri itu.
“Indonesia memiliki warisan kuliner yang sangat kaya, lahir dari sejarah perdagangan rempah dan keberagaman budaya lebih dari 17.000 pulau. Kolaborasi dengan Chef Martin Yan tentunya akan semakin memperkuat upaya promosi kekayaan rasa Nusantara kepada masyarakat Amerika Serikat,” kata Konsul Jenderal RI di San Francisco Yohpy Wardana, seperti dikutip dalam siaran pers KJRI San Francisco, Sabtu.
Pertemuan keduanya berlangsung di acara 2026 Asia Game Changer West Awards Gala yang digelar Asia Society Northern California. Chef Martin Yan menyampaikan apresiasinya dan menyatakan bersedia membantu memperkenalkan masakan Indonesia di AS.
Baca Juga:
Rendang hingga Soto Incar Pasar Bay Area
Yohpy optimis penjajakan ini bisa berkembang menjadi kerja sama nyata. Target utamanya adalah publik Bay Area, kawasan metropolitan San Francisco yang dikenal kosmopolitan dan terbuka terhadap ragam kuliner dunia. Hidangan yang direncanakan untuk dipromosikan mencakup rendang, nasi goreng, sate, soto, dan berbagai sajian khas Indonesia lainnya.
Chef Martin Yan bukan nama baru di Indonesia. Koki keturunan Hong Kong-Amerika ini sudah beberapa kali berkunjung ke Indonesia dan pernah berkolaborasi dengan Chef Marinka dalam program Martin Yan’s Asian Favorites, serta tampil di acara Culinary Masterpieces di Jakarta.
Namanya dikenal luas lewat gaya memasak yang atraktif, edukatif, sekaligus menghibur. Di layar kaca AS, ia populer membawakan sajian seperti Kung Pao Chicken, Hot and Sour Soup, Peking Duck, serta aneka dumpling dan mie khas Asia.
Jalur Kuliner sebagai Diplomasi Budaya
Promosi kuliner lewat figur berpengaruh seperti Chef Martin Yan dinilai relevan mengingat besarnya jangkauan audiens yang pernah ia bangun di Amerika Serikat. Selama puluhan tahun siaran di PBS, ia menjangkau segmen pemirsa luas yang sebelumnya belum familiar dengan masakan Asia.
KJRI San Francisco sebelumnya juga aktif mempromosikan wisata dan kuliner Indonesia kepada agen perjalanan di AS, serta menjalin penjajakan kerja sama di berbagai bidang dengan pemerintah negara bagian California.
Apakah penjajakan ini akan berlanjut menjadi program promosi yang konkret, belum ada jadwal resmi yang diumumkan. Publik dan pelaku industri kuliner Indonesia menunggu kelanjutan komunikasi antara KJRI San Francisco dan Chef Martin Yan dalam waktu dekat.
Editor: Surya Dharma