Berita

Ramuya dari Beras Hitam hingga Liquid Botox Tea, Istri ASN Jateng Adu Kreasi Minuman Herbal di Hari Kartini 2026

9
×

Ramuya dari Beras Hitam hingga Liquid Botox Tea, Istri ASN Jateng Adu Kreasi Minuman Herbal di Hari Kartini 2026

Sebarkan artikel ini

Teras News — Puluhan istri aparatur sipil negara (ASN) Provinsi Jawa Tengah mengadu kreativitas dalam lomba racik minuman herbal di halaman Kantor Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah, Kamis (24/4/2026). Sebanyak 37 organisasi perangkat daerah (OPD) turut serta, membawa aneka rempah seperti jahe, kunyit, temulawak, sereh, hingga bunga telang untuk dijadikan minuman bernilai jual.

“Khasiatnya untuk antioksidan, bisa juga mencegah menopause dini, ini baik untuk perempuan. Ini pun sudah kami jual dengan harga di kisaran Rp25.000 untuk satu botolnya,” kata Jeanne MJ Pattalala Sucahyo, anggota DWP Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng, yang membawa kreasi unggulan bernama “Ramuya”.

Beras Hitam hingga Bunga Telang Jadi Bahan Andalan Peserta

Minuman “Ramuya” racikan DWP Disperindag terbuat dari tujuh bahan utama: beras hitam, jahe, gula aren, sereh, cengkeh, kapulaga, dan kayu manis. Bukan sekadar minuman sehat, produk ini sudah dipasarkan dan dijual seharga Rp25.000 per botol.

Kreasi berbeda datang dari DWP Dinas Komunikasi dan Digital (Diskomdigi) Jateng. Mereka menghadirkan “Liquid botox tea”, perpaduan rebusan jahe dan sereh yang dicampur perasan jeruk lemon serta bunga telang. Campuran bunga telang menghasilkan warna ungu mencolok yang disebut sengaja dipilih untuk menarik minat generasi muda.

“Harapannya wanita lebih berdaya lagi, lebih produktif dengan memanfaatkan apa yang ada di lingkungan kita, dengan harga yang ekonomis dan bisa bermanfaat,” ucap Eka Enrico Adrian, pengurus DWP Diskomdigi Jateng.

DWP Disperindag Raih Juara Pertama

Dewan juri menetapkan DWP Disperindag Jateng sebagai juara pertama berkat kreasi “Ramuya”. Peringkat kedua diraih DWP Diskomdigi Jateng, dan juara ketiga jatuh ke DWP Dinas Pendidikan Jateng.

Ketua DWP Provinsi Jawa Tengah, Indah Sumarno, menyebut lomba ini bukan soal menang atau kalah semata. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan yang digelar pada Februari 2026, dan dikemas dalam rangkaian peringatan Hari Kartini 2026.

Aroma rempah-rempah hangat tercium sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta tampak telaten menuangkan racikan ke dalam gelas, memunculkan warna-warna alami dari bahan yang mereka bawa sendiri dari dapur masing-masing.

Dilansir dari laporan Jateng Prov.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Surya Dharma