Berita

Makam Bupati Somoroto RT Soemonegoro di Ampel Surabaya Bakal Dipindah ke Ponorogo, Plt Bupati Beri Dukungan

10
×

Makam Bupati Somoroto RT Soemonegoro di Ampel Surabaya Bakal Dipindah ke Ponorogo, Plt Bupati Beri Dukungan

Sebarkan artikel ini

Teras News — Rencana pemindahan makam Bupati Somoroto yang telah lebih dari satu abad bersemayam di kawasan Ampel, Surabaya, kini mendapat angin dukungan dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Warga dan pegiat budaya di Ponorogo berpotensi segera menyaksikan kembalinya jejak sejarah salah satu pemimpin daerah mereka ke tanah kelahirannya.

Gagasan itu datang dari Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (Pakasa) Gebang Tinatar, sebuah paguyuban yang bergerak di bidang pelestarian budaya dan sejarah Jawa. Mereka mengusulkan dua hal sekaligus: memindahkan makam Raden Tumenggung (RT) Soemonegoro, Bupati Somoroto yang menjabat pada 1820 hingga 1851, dari Ampel ke Ponorogo, serta memugar makam Raden Mas (RM) Martopuro, keturunan Bathoro Katong yang dikenal dalam sejarah perlawanan terhadap penjajahan Belanda.

Halal Bihalal Berujung Usulan Sejarah

Kedua usulan itu mencuat dalam acara halal bihalal dan srawung ageng (pertemuan besar) yang digelar Pakasa Gebang Tinatar pada Minggu (26/4/2026) di aula SMKN PGRI 1 Ponorogo. Acara itu mengundang Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Lis.

Bunda Lis merespons dengan nada positif. “Pada prinsipnya pemerintah daerah mendukung pelestarian sejarah,” katanya di hadapan peserta acara. Ia juga menyebut akan membuka komunikasi lebih jauh dengan pihak Keraton Surakarta. “Saya beberapa kali mendapat undangan dari Keraton Surakarta, tapi baru kali ini dapat bertemu langsung dengan keluarga besar Pakasa,” ungkap Bunda Lis.

Lisdyarita merupakan bupati perempuan pertama di Ponorogo.

Makam Soemonegoro Kerap Terinjak Peziarah

Ketua Pakasa Gebang Tinatar, KP Gendut Wrekso Diningrat, menjelaskan alasan mendesak di balik usulan pemindahan makam RT Soemonegoro. Lokasinya di kawasan Ampel dinilai kurang layak karena kerap terinjak-injak oleh peziarah yang memadati kawasan tersebut.

Kondisi makam RM Martopuro di pemakaman Pelem Gurih, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, juga disebut memerlukan pemugaran. “Kami sudah melakukan survei ke dua lokasi itu,” terang Gendut Wrekso Diningrat.

Dua Tokoh Sejarah Ponorogo

RT Soemonegoro bukan nama sembarangan dalam lembaran sejarah Ponorogo. Selama menjabat sebagai bupati Somoroto, ia dikenal memiliki perhatian besar terhadap urusan keagamaan, termasuk mendirikan masjid jami’ dan mendatangkan imam dari Pesantren Tegalsari. Somoroto sendiri merupakan nama lama untuk wilayah yang kini menjadi bagian dari Kabupaten Ponorogo.

RM Martopuro, tokoh kedua yang makamnya hendak dipugar, tercatat dalam narasi perlawanan terhadap kolonialisme Belanda. Sebagai keturunan Bathoro Katong, tokoh yang diyakini sebagai pendiri dan penyebar Islam di Ponorogo, nama Martopuro menyimpan akar sejarah panjang di daerah ini.

Proses pemindahan makam RT Soemonegoro masih membutuhkan koordinasi lintas pihak, termasuk dengan keluarga besar Keraton Surakarta. Pemerintah Kabupaten Ponorogo belum menetapkan jadwal atau mekanisme resmi untuk kedua rencana tersebut.

Penulis: Siti Rahma
Editor: Surya Dharma