Berita

Film Horor Korea ‘402: Rumah Sakit Angker’ Hadirkan Format Found Footage yang Membuat Penonton Merasa Jadi Korban

10
×

Film Horor Korea ‘402: Rumah Sakit Angker’ Hadirkan Format Found Footage yang Membuat Penonton Merasa Jadi Korban

Sebarkan artikel ini

Film horor asal Korea, 402: Rumah Sakit Angker Korea, hadir dengan pendekatan genre found footage yang diklaim memberikan pengalaman mencekam bagi penonton selama film berlangsung.

Format found footage yang digunakan dalam film ini menempatkan sudut pandang kamera seolah-olah berada di tangan karakter di dalam cerita. Pendekatan ini menciptakan ilusi bahwa penonton turut menyaksikan kejadian secara langsung, bukan sekadar mengamati dari luar narasi.

Film 402: Rumah Sakit Angker Korea mengambil latar sebuah rumah sakit sebagai lokasi utama cerita. Rumah sakit kerap menjadi pilihan latar dalam genre horor Korea karena menawarkan suasana tertutup, lorong panjang, serta asosiasi kuat dengan kematian dan penyakit.

Genre found footage sendiri telah lama dikenal dalam industri perfilman horor dunia. Format ini pertama kali mendapatkan perhatian luas melalui film-film seperti The Blair Witch Project pada akhir 1990-an. Sejak itu, banyak sineas horor dari berbagai negara, termasuk Korea Selatan, mengadopsi pendekatan serupa untuk memperkuat rasa realisme dalam narasi horor mereka.

Perfilman horor Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir terus mendapatkan perhatian dari penonton di berbagai negara. Genre ini menjadi salah satu segmen yang aktif diproduksi oleh industri film Korea, baik untuk distribusi di dalam negeri maupun platform streaming internasional.

Film 402: Rumah Sakit Angker Korea disebut menghadirkan teror yang terasa tanpa jeda sepanjang durasi penayangannya. Keaslian klaim pengalaman penonton tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Detail lebih lanjut mengenai sutradara, pemeran, tanggal rilis resmi, serta platform distribusi film ini belum tersedia dari sumber yang ada.

Dilansir dari laporan Sindonews.