Teras News — Anggota DPRD Jember dari Fraksi Gerindra, Achmad Syahri As Sidiqi, bakal menghadapi sidang internal partai setelah tertangkap bermain game dan merokok di tengah rapat pembahasan stunting. Majelis Kehormatan Partai Gerindra memastikan akan memanggil yang bersangkutan untuk meminta keterangan.
Pemanggilan itu dilakukan setelah perilaku Achmad Syahri dalam forum resmi dewan menjadi perhatian publik. Rapat yang seharusnya membahas persoalan gizi buruk dan pertumbuhan anak itu justru diwarnai oleh sikap salah satu pesertanya yang asyik di depan layar ponsel dan menghembuskan asap rokok.
Rapat Stunting, Anggota Dewan Justru Asyik Main Game
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, dan penanganannya kerap dibahas dalam forum-forum legislatif di tingkat daerah sebagai bagian dari prioritas kesehatan nasional. Rapat seperti ini seharusnya menjadi ruang serius bagi para wakil rakyat untuk mengambil keputusan yang berdampak langsung pada anak-anak dan keluarga di daerah pemilihan mereka.
Baca Juga:
Bagi warga Jember yang selama ini berharap dewan memperjuangkan nasib anak-anak mereka yang terdampak stunting, kejadian ini terasa menyakitkan. Orang tua yang berjuang memenuhi gizi anak, kader posyandu yang bertugas di lapangan, hingga tenaga kesehatan di puskesmas, semuanya bergantung pada kebijakan yang lahir dari rapat-rapat semacam itu.
Majelis Kehormatan Gerindra Turun Tangan
Gerindra tidak tinggal diam. Majelis Kehormatan partai mengambil alih penanganan kasus ini dan menjadwalkan pemanggilan resmi terhadap Achmad Syahri. Proses ini merupakan mekanisme internal partai untuk menindak kader yang dinilai melanggar etika atau mencoreng nama baik organisasi.
Pemanggilan oleh Majelis Kehormatan bisa berujung pada berbagai bentuk sanksi, mulai dari teguran lisan, peringatan tertulis, hingga rekomendasi pemecatan dari keanggotaan partai, tergantung pada hasil sidang dan tingkat pelanggaran yang terbukti.
Publik kini menunggu hasil pemanggilan tersebut dan sanksi apa yang akan dijatuhkan partai kepada Achmad Syahri atas perilakunya di forum resmi pembahasan isu kesehatan anak itu.
Editor: Arif Budiman