Berita

7 Emas di Blitarian Open III, Atlet Muda PASI Ponorogo Sabet Runner Up Juara Umum

10
×

7 Emas di Blitarian Open III, Atlet Muda PASI Ponorogo Sabet Runner Up Juara Umum

Sebarkan artikel ini

Teras News — Tujuh medali emas, tiga perak, dan satu perunggu dibawa pulang atlet muda Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Ponorogo dari Kejurnas Atletik Blitarian Open III yang berlangsung di Stadion Gelora Penataran, Blitar, pada 15–17 Mei 2026. Raihan itu menempatkan Ponorogo sebagai juara umum kedua, di bawah Blitarian Athletic Club yang tampil sebagai tuan rumah.

Dari 23 atlet yang diberangkatkan ke Blitar, mereka pulang membawa hasil yang melampaui ekspektasi. Ketua Harian PASI Ponorogo, Sukat, mengungkapkan rasa bangganya atas penampilan para atletnya. “Anak-anak tampil dengan semangat dan mental bertanding yang bagus. Capaian di Blitarian Open tidak lepas dari program latihan dari pembinaan yang konsisten selama ini,” katanya, Minggu (17/5/2026).

7 Emas dari Nomor Lompat Tinggi hingga Kids Dash 50 Meter

Tujuh emas PASI Ponorogo tersebar di berbagai nomor dan kelompok umur. Lompat tinggi putra kelompok umur (KU) 2013–2015 menjadi salah satu penyumbang emas, begitu pula tolak peluru putri KU 2013–2015, lompat tinggi putra KU 2010–2012, tolak peluru putra KU 2010–2012, serta kids dash putra 50 meter KU 2019.

Tiga medali perak disumbangkan antara lain dari nomor lompat tinggi putra KU 2013–2015. Satu perunggu turut didapat dari kids dash putra 50 meter KU 2019.

Seluruh peraih medali itu adalah atlet usia muda. Sukat menyebut potensi mereka masih sangat besar. “Mereka adalah atlet muda usia yang akan memiliki karir gemilang kalau pembinaan terus berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Persiapan Menuju POPDA Jawa Timur November 2026

Blitarian Open III bukan sekadar ajang unjuk kemampuan. PASI Ponorogo menjadikan kejuaraan ini sebagai batu loncatan menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2026 yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.

Rekam jejak Ponorogo di level provinsi sudah terbilang diperhitungkan. “Di Jatim Open, posisi Ponorogo masuk 10 besar,” jelas Sukat. Dengan modal raihan di Blitarian Open, ia optimistis atletik bisa menjadi salah satu cabang andalan Ponorogo di kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

Sukat pun mendorong agar cabang olahraga ini mendapat perhatian lebih besar dari berbagai pihak. “Cabor atletik layak mendapatkan perhatian khusus,” tegasnya.

Dengan POPDA Jawa Timur tinggal beberapa bulan lagi, persiapan PASI Ponorogo kini makin serius. Para atlet muda yang sudah membuktikan kemampuan mereka di Blitar akan kembali menjalani program latihan intensif sebelum turun di ajang tingkat provinsi itu.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Arif Budiman