Internasional

Ronde Kedua Negosiasi AS-Iran Bisa Digelar 2 Hari Lagi di Islamabad, Trump Puji Peran Pakistan

11
×

Ronde Kedua Negosiasi AS-Iran Bisa Digelar 2 Hari Lagi di Islamabad, Trump Puji Peran Pakistan

Sebarkan artikel ini

Teras News — Putaran pertama negosiasi Amerika Serikat dan Iran berakhir tanpa kesepakatan. Namun Donald Trump sudah menyebut ronde kedua bisa berlangsung dalam dua hari ke depan — kemungkinan besar kembali di Islamabad, Pakistan, kota yang baru saja memperketat pengamanan demi menyukseskan pembicaraan damai yang pertama.

Trump menyampaikan hal itu dalam wawancara telepon dengan New York Post, Minggu (19/4). Ia bahkan menyarankan agar para delegasi tetap berada di Pakistan karena peluang pertemuan lanjutan dinilai cukup besar dalam waktu dekat. Meski sempat membuka kemungkinan lokasi berganti, Trump akhirnya kembali mengarah ke Islamabad sebagai tempat paling potensial untuk ronde berikutnya.

Sekjen PBB Sebut Pembicaraan Lanjutan “Sangat Mungkin” Terjadi

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperkuat sinyal tersebut. Merujuk komunikasinya dengan Wakil Perdana Menteri Pakistan Ishaq Dar, Guterres menyatakan peluang pembicaraan lanjutan “sangat mungkin” terjadi. Namun seorang pejabat AS mendinginkan ekspektasi — belum ada jadwal resmi yang ditetapkan karena ambisi nuklir Iran masih menjadi ganjalan utama yang belum terpecahkan.

Di Islamabad sendiri, aparat keamanan sudah bergerak sejak hari-hari menjelang pembicaraan pertama. Pos-pos pemeriksaan berdiri di sejumlah ruas jalan strategis, termasuk di kawasan sekitar Masjid Faisal. Petugas polisi mengatur arus kendaraan yang melintas, memastikan kelancaran selama persiapan berlangsung.

Trump Puji Kepala Angkatan Darat Pakistan Asim Munir

Trump secara khusus memuji Kepala Angkatan Darat Pakistan Jenderal Asim Munir. Ia menilai Munir berperan penting dalam menjaga stabilitas selama proses diplomasi berlangsung. Jalur diplomasi informal juga terus diintensifkan untuk membuka kembali ruang dialog antara Washington dan Teheran.

Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak Global

Konflik AS-Iran kini memasuki minggu ketujuh. Dampaknya meluas — bukan hanya secara kemanusiaan, tetapi juga ke ekonomi global. AS memberlakukan blokade di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia untuk pengiriman minyak.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan kapal tanker asal China tidak akan diizinkan melintas. Pernyataan itu memantik kritik langsung dari Presiden China Xi Jinping dan mendorong harga minyak global melonjak.

Dilansir dari laporan CNBC Indonesia dan Reuters.

Penulis: Indah Lestari
Editor: Arif Budiman