Berita

Rembang Catat 8 Kasus Kekerasan Perempuan, Terendah Keempat se-Jawa Tengah

8
×

Rembang Catat 8 Kasus Kekerasan Perempuan, Terendah Keempat se-Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini

Teras News — Kabupaten Rembang mencatat delapan kasus kekerasan terhadap perempuan dan 16 kasus kekerasan terhadap anak — angka yang menempatkan Rembang sebagai daerah dengan kekerasan perempuan terendah keempat di Jawa Tengah. Data itu bersumber dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang.

Angka ini disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, saat menghadiri Festival Seni dan Halalbihalal Harlah ke-76 PC Fatayat NU Rembang di Pantai Karangjahe, Minggu (19/4/2026).

Rembang Posisi Ketiga Terbawah untuk Kekerasan Anak di Jateng

Bukan hanya soal kekerasan perempuan. Untuk kasus kekerasan terhadap anak, Rembang menempati posisi terendah ketiga di tingkat provinsi Jawa Tengah. Nawal menyebut capaian ini tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Fatayat NU.

“Fatayat justru banyak fokus pada bagaimana pemberdayaan perempuan, dan paralegal juga sudah lebih dulu diadakan di Fatayat,” kata Nawal.

Fatayat NU selama ini menjalankan sejumlah peran: edukasi kepada masyarakat, pendampingan hukum bagi korban, serta program pemberdayaan perempuan yang berjalan berkelanjutan.

Nawal Dorong Kader Fatayat Masuk Program RPPA Gubernur Luthfi

Nawal mendorong Fatayat NU terlibat dalam program Kecamatan Berdaya yang diusung Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin. Program itu mencakup Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA) — layanan pendampingan khusus bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

Istri Wakil Gubernur Jateng itu juga mengajak kader Fatayat memperkuat akar rumput gerakan perlindungan perempuan. “Maka bagaimana caranya Fatayat ini lebih membumi kembali. Saya mengajak kader-kader Fatayat untuk memiliki kekuatan ketulusan nilai,” ujarnya.

Di acara yang sama, Nawal turut menyaksikan Festival Seni yang menampilkan beragam kreativitas kader Fatayat NU Rembang. “Harapannya tambah produktif disertai dengan spiritualitas yang luar biasa, Fatayat NU semoga semakin maju, berdaya, berdampak, dan mendunia,” kata Nawal yang juga menjabat Bunda Forum Anak Jateng.

Dilansir dari laporan Diskomdigi Jawa Tengah / Jateng Prov.

Penulis: Arif Budiman
Editor: Surya Dharma