Teras News — Arus lalu lintas di jalan penghubung utama Jakarta-Bekasi lumpuh setelah sebuah truk trailer bermuatan 27 ton terguling melintang di flyover Kranji, Medan Satria, Kota Bekasi, Jumat (13/6) malam. Puluhan kendaraan terjebak antrean panjang menunggu proses evakuasi selesai.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB. Truk yang dikemudikan Robi (26) tengah menanjak ke arah Stasiun Kranji dari Jalan Sultan Agung ketika kendaraan tidak kuat melanjutkan tanjakan dan mundur. Dalam posisi mundur itulah truk langsung terguling dan menutup satu ruas jalan sepenuhnya.
Muatan 27 Ton Limbah Daur Ulang Kertas Jadi Penyebab
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri Agitia, menyebut kondisi kendaraan yang tidak laik jalan ditambah muatan berlebih sebagai biang kerok insiden ini. Truk membawa limbah daur ulang kertas dari Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuju Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Baca Juga:
“Keadaan kendaraannya yang tidak dalam kondisi laik jalan ditambah muatan kendaraannya yang melebihi kapasitas daya angkut menjadi penyebab kontainer tidak kuat untuk jalan yang menanjak sehingga pada saat di jembatan mobil tidak kuat sehingga mengalami kemunduran belakang,” jelas Kompol Gefri saat dihubungi, Sabtu (14/6).
Posisi akhir truk melintang menghadap timur, menutup satu jalur penuh. Beberapa truk lain terpaksa berhenti menunggu evakuasi rampung sebelum bisa melanjutkan perjalanan.
Sopir Luka Memar, Tidak Ada Korban Jiwa
Robi, sang pengemudi, selamat. Ia mengalami luka memar akibat guncangan saat truk terguling. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
“Untuk kerugian materil alhamdulilah tidak ada korban jiwa,” kata Kompol Gefri.
Soal apakah pemilik kendaraan sudah ikut diperiksa, pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi resmi.
Kasus overload truk di jalan-jalan arteri dan jembatan layang bukan hal baru di kawasan Bekasi. Jalur Jakarta-Bekasi dikenal sebagai koridor padat kendaraan berat, terutama pada malam hari ketika truk-truk logistik mengambil kesempatan saat lalu lintas lebih lengang. Kondisi ini kerap memunculkan risiko keselamatan, khususnya di ruas yang memiliki tanjakan curam seperti flyover.
Proses evakuasi truk dari badan flyover menjadi perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas malam itu. Setelah jalur kembali dibuka, arus lalu lintas berangsur normal.
Editor: Arif Budiman