Berita

Lebih dari 90 Siswa Kaltim Tembus Perguruan Tinggi Luar Negeri Lewat Program Sekolah Garuda

14
×

Lebih dari 90 Siswa Kaltim Tembus Perguruan Tinggi Luar Negeri Lewat Program Sekolah Garuda

Sebarkan artikel ini

Lebih dari 90 pelajar dari sekolah unggulan di Kalimantan Timur berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi luar negeri melalui Program Sekolah Garuda Transformasi yang dijalankan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, menyampaikan capaian itu di Samarinda, Sabtu. Dari total lebih dari 90 siswa yang lolos ke kampus luar negeri, sebanyak 32 di antaranya merupakan siswa Sekolah Garuda yang diterima di perguruan tinggi berskala global pada tahun ini.

“Kehadiran Sekolah Garuda Transformasi tidak hanya mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di sekolah rujukan, tetapi juga berhasil mengimbaskan semangat kompetisi yang positif ke berbagai sekolah lainnya,” kata Armin.

Kelas Internasional Berbahasa Inggris Penuh

Salah satu terobosan dalam program ini adalah pembukaan kelas internasional dengan pengantar Bahasa Inggris secara penuh sebagai proyek percontohan pada tahun ini. SMA Negeri 10 Samarinda terpilih sebagai lokasi awal pelaksanaan kelas tersebut.

Armin menyebutkan, SMAN 10 Samarinda dipilih karena telah lama memiliki budaya akademik tinggi serta kesiapan tenaga pendidik yang lolos seleksi ketat.

Program ini juga berjalan seiring inisiatif sekolah bilingual atau sekolah dua bahasa. Armin menyebut program tersebut sebagai pionir tingkat nasional untuk kategori sekolah menengah negeri di Indonesia.

Target SNP Plus pada 2028

Disdikbud Kaltim menetapkan target agar seluruh sekolah di wilayahnya mampu mencapai, bahkan melampaui, Standar Nasional Pendidikan (SNP Plus) paling lambat pada akhir tahun 2028.

Untuk mencapai target itu, pemerintah daerah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui sejumlah universitas ternama guna mendampingi langsung proses pembelajaran di sekolah-sekolah rujukan.

“Guna mencapai standar pendidikan berkelas dunia, pemerintah daerah berkolaborasi dengan Kemdiktisaintek melalui sejumlah universitas ternama untuk mendampingi langsung proses pembelajaran,” ujar Armin.

Fokus pada Kompetensi Siswa dan Guru

Intervensi pendidikan yang dilakukan Disdikbud Kaltim diarahkan pada peningkatan kecepatan berpikir, kemampuan menulis, teknik presentasi, dan penguasaan bahasa asing bagi seluruh peserta didik.

Selain penyempurnaan kurikulum, pemerintah daerah juga menekankan penguatan kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) melalui kombinasi pelatihan wawasan dan pendampingan praktik berkelanjutan.

Armin turut menegaskan bahwa penataan lingkungan fisik sekolah yang bersih, rapi, dan teduh menjadi tolok ukur evaluasi serta syarat mutlak bagi setiap kepala sekolah dalam mendukung seluruh rangkaian program.

Rencana Perluasan ke Tiga Sekolah Baru

Menyusul capaian program yang sudah berjalan, Disdikbud Kaltim berencana mengusulkan tiga sekolah tambahan untuk masuk ke dalam program perluasan transformasi pendidikan nasional, yakni SMAN 1 Balikpapan, SMAN 2 Sangatta Utara, dan SMAN 3 Tenggarong.

“Kami berencana mengusulkan penambahan sekolah lain seperti SMAN 1 Balikpapan, SMAN 2 Sangatta Utara dan SMAN 3 Tenggarong untuk masuk ke dalam program perluasan transformasi pendidikan nasional,” kata Armin.

Program Sekolah Garuda Transformasi juga dirancang untuk membangun atmosfer belajar yang nyaman dan mampu menarik minat siswa, sebagaimana disampaikan Armin dalam penjelasannya mengenai tujuan inovasi pendidikan tersebut.

Dilansir dari laporan Antara.