Berita

70 Juru Sembelih di Batang Ikut Pelatihan Halal, 300 Sudah Bersertifikat

15
×

70 Juru Sembelih di Batang Ikut Pelatihan Halal, 300 Sudah Bersertifikat

Sebarkan artikel ini

Teras News — Sebanyak 70 juru sembelih di Kabupaten Batang mengikuti pelatihan manajemen penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam, yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Juru Sembelih Halal (DPD Juleha) Batang di Aula Kantor Bupati, Minggu (17/5).

“Ini demi mewujudkan hewan sembelihan yang hasilnya Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH),” kata Ketua DPD Juleha Batang, Puji Utomo, dalam kegiatan tersebut.

Karnoto Datang dari Pemalang demi Sertifikat

Bukan hanya warga Batang yang hadir. Karnoto, salah satu peserta asal Kabupaten Pemalang, sengaja meluangkan waktu untuk bergabung dalam pelatihan ini. Pria yang sudah lima tahun bekerja sebagai juru jagal itu ingin kemampuannya diakui secara resmi.

“Saya sudah lima tahun jadi tukang jagal, ya seringnya menyembelih sapi sama kambing. Harapan saya, biar dapat sertifikat jadi semakin mumpuni dan meyakinkan,” kata Karnoto.

Peserta pelatihan mendapat materi teknik penyembelihan sesuai syariat, termasuk soal sanitasi tempat penyembelihan agar higienitas terjaga. Puji Utomo menyebut, hingga kini sudah ada 300 juru sembelih halal bersertifikat di Batang.

Rumah Potong Hewan Bersertifikat Halal Terus Bertambah

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kantor Kemenag Batang, Munif, menekankan bahwa sertifikasi juru sembelih harus ditopang oleh fasilitas yang memadai. Ia menyebut Kabupaten Batang sudah memiliki banyak Rumah Pemotongan Hewan (RPH) bersertifikat halal, salah satunya di Desa Banjiran.

“Kaitannya dengan juru sembelih halal, secara bertahap akan diupayakan agar seluruhnya bersertifikat halal, jadi hasil sembelihannya itu dipastikan halal dan higienis,” tegasnya.

Dari sisi pemerintah daerah, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Batang, Darsono, menyambut positif pelatihan ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini melindungi masyarakat sebagai konsumen daging kurban.

“Pelatihan Juleha ini sangat positif, dari sisi syariatnya maupun higienitasnya terlindungi, sehingga masyarakat aman ketika akan mengonsumsi,” ujar Darsono.

Pelatihan ini berlangsung menjelang musim kurban Iduladha. Dengan bertambahnya jumlah juru sembelih bersertifikat, warga yang menerima daging kurban diharapkan tidak perlu khawatir soal status kehalalan maupun keamanan pangan dari hewan yang disembelih.

Penulis: Rizky Pratama
Editor: Arif Budiman