Berita

Prabowo di Hadapan DPR: Kekayaan Indonesia Belum Hadirkan Kesejahteraan Rakyat

13
×

Prabowo di Hadapan DPR: Kekayaan Indonesia Belum Hadirkan Kesejahteraan Rakyat

Sebarkan artikel ini

Teras News — Kekayaan besar, tapi kesejahteraan belum merata. Itulah inti kritik yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto di depan anggota Dewan Perwakilan Rakyat saat Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5).

Presiden Prabowo menyerukan perubahan mendasar dalam tata kelola ekonomi nasional. Ia menilai Indonesia sesungguhnya memiliki modal yang sangat besar, namun potensi kekayaan itu belum sepenuhnya menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat.

Prabowo: Sistem Ekonomi Nasional Harus Dibenahi

Di hadapan para legislator, Prabowo menyoroti dua agenda besar yang ia anggap mendesak, yakni perbaikan sistem ekonomi dan penegakan kedaulatan nasional. Pidato itu disampaikan dalam forum resmi kenegaraan, memberi bobot politis yang kuat pada setiap pernyataannya.

Pernyataan Presiden itu mencerminkan keprihatinan yang sudah lama menjadi perdebatan publik: mengapa negara dengan sumber daya alam berlimpah masih belum mampu mengangkat taraf hidup seluruh warganya secara merata. Prabowo tidak merinci program spesifik dalam pidato tersebut, namun penekanannya pada kata “perubahan mendasar” mengisyaratkan ia melihat masalah ini bukan soal kebijakan teknis semata.

Rapat Paripurna DPR Jadi Panggung Pernyataan Sikap

Rapat Paripurna DPR merupakan forum tertinggi lembaga legislatif yang biasanya dihadiri seluruh anggota dewan. Kehadiran Presiden di forum ini untuk menyampaikan pidato substantif soal arah ekonomi memberi sinyal bahwa isu ini ingin didorong menjadi agenda bersama antara eksekutif dan legislatif.

Gedung Nusantara di kompleks MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, menjadi saksi pidato Prabowo pada Rabu (20/5) itu. Publik kini menunggu apakah seruan dari forum tersebut akan ditindaklanjuti dengan kebijakan konkret yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Penulis: Siti Rahma
Editor: Surya Dharma