PT Pertamina (Persero) resmi memberlakukan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Sabtu (18/4/2026). Kenaikan harga ini berlaku untuk tiga jenis BBM, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi oleh Pertamina ini menyentuh kelompok produk BBM yang selama ini dikonsumsi oleh segmen kendaraan bermesin bensin berperforma tinggi maupun kendaraan bermesin diesel. Pertamax Turbo merupakan BBM bensin dengan nilai oktan tinggi, sementara Dexlite dan Pertamina Dex adalah produk BBM jenis solar nonsubsidi.
BBM yang Mengalami Kenaikan Harga
Tiga jenis BBM nonsubsidi Pertamina yang mengalami penyesuaian harga per 18 April 2026 adalah:
Baca Juga:
1. Pertamax Turbo
Pertamax Turbo adalah BBM jenis bensin (gasoline) nonsubsidi dengan angka oktan tinggi yang ditujukan untuk kendaraan bermesin bensin berperforma tinggi.
2. Dexlite
Dexlite adalah BBM jenis solar (diesel) nonsubsidi yang diposisikan di antara Solar bersubsidi dan Pertamina Dex dalam lini produk diesel Pertamina.
3. Pertamina Dex
Pertamina Dex adalah BBM solar nonsubsidi dengan kualitas tertinggi dalam lini produk diesel Pertamina, ditujukan untuk kendaraan diesel berperforma tinggi.
BBM yang Tidak Mengalami Perubahan Harga
Berdasarkan pengumuman Pertamina, penyesuaian harga pada 18 April 2026 ini tidak mencakup seluruh lini produk BBM perusahaan. BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar bersubsidi tidak termasuk dalam penyesuaian harga kali ini, karena harga kedua produk tersebut ditetapkan oleh pemerintah.
Sementara itu, Pertamax (RON 92) yang merupakan produk nonsubsidi lainnya juga tidak disebutkan mengalami perubahan harga dalam pengumuman kenaikan yang berlaku mulai 18 April 2026 ini.
Mekanisme Penetapan Harga BBM Nonsubsidi
Harga BBM nonsubsidi Pertamina secara umum mengikuti mekanisme pasar dan disesuaikan secara berkala mengacu pada perkembangan harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan oleh Pertamina tanpa memerlukan persetujuan langsung dari pemerintah, berbeda dengan BBM bersubsidi yang harganya ditetapkan melalui kebijakan pemerintah.
Kenaikan yang diberlakukan mulai Sabtu (18/4/2026) ini merupakan bagian dari penyesuaian harga yang dilakukan Pertamina secara periodik terhadap produk-produk BBM nonsubsidi dalam portofolionya.
Dampak bagi Konsumen
Kenaikan harga Pertamax Turbo akan dirasakan oleh pengguna kendaraan bermotor bermesin bensin, khususnya yang menggunakan kendaraan berperforma tinggi yang direkomendasikan menggunakan BBM dengan oktan tinggi. Sementara kenaikan harga Dexlite dan Pertamina Dex akan berdampak pada pengguna kendaraan diesel nonsubsidi, termasuk kendaraan niaga dan kendaraan diesel berteknologi tinggi.
Konsumen dapat memeriksa harga terbaru BBM Pertamina di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, maupun melalui aplikasi dan situs resmi Pertamina.
Harga BBM nonsubsidi Pertamina juga dapat berbeda di setiap provinsi, mengingat adanya komponen biaya distribusi dan pajak daerah yang bervariasi di masing-masing wilayah Indonesia.
Dilansir dari laporan Sindonews.

