Internasional

Staf Trump Siapkan Rencana Serangan ke Iran Saat AS-Iran Kembali di Tepi Konflik Militer

11
×

Staf Trump Siapkan Rencana Serangan ke Iran Saat AS-Iran Kembali di Tepi Konflik Militer

Sebarkan artikel ini

Teras News — Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Para pembantu utama Presiden Donald Trump dilaporkan tengah menyusun rencana serangan militer terhadap Iran, termasuk opsi penggunaan bom dalam skala lebih besar, di tengah meningkatnya tekanan diplomatik antara kedua negara.

Seperti dilaporkan Sindonews, persiapan rencana militer itu disusun oleh lingkaran dalam Gedung Putih sebagai opsi yang akan diambil apabila Trump memutuskan untuk kembali melancarkan serangan terhadap Teheran dengan kekuatan lebih besar dari sebelumnya.

Rencana Serangan Disusun Sebelum Trump Kembali dari Kunjungan ke China

Laporan ini muncul bersamaan dengan kepulangan Trump dari kunjungannya ke China. Penyusunan rencana militer oleh para penasihat senior itu mencerminkan seberapa seriusnya kemungkinan konfrontasi langsung AS dengan Iran kini dipertimbangkan di internal pemerintahan Washington.

Opsi serangan yang disiapkan mencakup penggunaan bom dalam jumlah lebih banyak dibanding operasi sebelumnya. Detail teknis dan target spesifik belum diungkap secara terbuka oleh pejabat AS.

Hubungan AS-Iran: Latar Ketegangan yang Belum Padam

Hubungan antara Washington dan Teheran memang tidak pernah benar-benar stabil dalam beberapa tahun terakhir. Kedua negara telah berulang kali berada di titik kritis, mulai dari sanksi ekonomi AS terhadap program nuklir Iran, insiden di Selat Hormuz, hingga serangan-serangan yang saling dituduhkan di kawasan Timur Tengah.

Kini, dengan rencana militer yang disebut sedang disusun secara aktif oleh para pembantu Trump, potensi eskalasi kembali ke konflik terbuka antara dua kekuatan yang telah lama bertikai itu tampak lebih nyata dari sebelumnya.

Sikap resmi pemerintah Iran atas perkembangan ini belum disampaikan secara publik hingga laporan ini dipublikasikan.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Surya Dharma