Teras News — Sebanyak 700 hingga 800 ekor sapi telah masuk ke kandang penampungan Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih, Banjarmasin, menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Pasokan yang terus berdatangan itu disertai pengawasan kesehatan ketat untuk memastikan hewan bebas dari penyakit menular.
Kepala UPT RPH Basirih memastikan stok hewan kurban dalam kondisi aman. Selain jumlah yang terbilang memadai, ia juga menyatakan seluruh hewan yang masuk ke area penampungan telah dipastikan terbebas dari penyakit menular.
Stok Sapi Kurban di Banjarmasin Mulai Terisi
RPH Basirih menjadi titik utama penampungan hewan kurban di Banjarmasin setiap tahunnya. Menjelang hari raya kurban, kandang-kandang di fasilitas ini biasanya mulai ramai sejak beberapa pekan sebelum pelaksanaan penyembelihan.
Baca Juga:
Pengawasan kesehatan hewan kurban merupakan prosedur wajib yang diatur pemerintah. Hewan yang datang dari berbagai daerah harus melalui pemeriksaan oleh petugas kesehatan hewan untuk mendeteksi kemungkinan penyakit, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun antraks, sebelum dinyatakan layak sebagai hewan kurban.
Antisipasi Lonjakan Permintaan Mendekati Hari H
Jumlah 700 hingga 800 ekor sapi yang sudah masuk saat ini baru bagian dari stok yang diperkirakan terus bertambah. Pasokan hewan kurban umumnya melonjak signifikan dalam dua pekan terakhir menjelang Idul Adha, seiring meningkatnya pesanan dari masyarakat maupun lembaga yang menggelar kurban kolektif.
Pihak RPH Basirih menegaskan situasi saat ini terkendali, baik dari sisi ketersediaan hewan maupun kondisi kesehatannya. Pengawasan akan terus diperketat seiring bertambahnya pasokan yang masuk ke kandang penampungan hingga hari pelaksanaan kurban tiba, seperti dilaporkan Antara.
Editor: Arif Budiman