Teras News — Puluhan warga penyintas kebakaran kontrakan lima pintu di Jalan Asmin RT 02/03, Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, mendapat bantuan dari Suku Dinas Sosial (Sudinsos) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur. Bantuan disalurkan sehari setelah api melahap bangunan seluas kurang lebih 300 meter persegi pada Jumat (8/5) siang.
“Bantuan Natura kita distribusikan (tadi malam) di tenda pengungsian, diterima pak lurah dan jajarannya serta pengurus RT RW setempat,” kata Kepala Sudinsos Jakarta Timur Agata Bayu Putra di Jakarta, Sabtu.
Enam Jenis Bantuan dari Sudinsos, Empat dari PMI
Agata merinci, Sudinsos menyerahkan enam jenis barang kebutuhan pokok: beras kemasan 5 kilogram sebanyak 5 kantong, mi instan 5 dus, kecap manis 5 botol, biskuit 10 pak, sarden 10 kaleng, dan goodie bag 5 kantong.
Baca Juga:
PMI Jakarta Timur turut bergerak. Ketua PMI Jakarta Timur Bambang Pangestu menyebut pihaknya menyumbangkan lima tikar, lima paket hygiene kit (perlengkapan kebersihan pribadi), lima paket family kit (kebutuhan darurat), dan lima paket sembako.
“Sesuai permohonan dari kelurahan, kita berikan bantuan pada warga terdampak kebakaran tadi malam,” ujar Bambang.
Warga Berteduh di Lapangan Bulu Tangkis Dekat Lokasi Kebakaran
Para penyintas kini ditampung di tenda milik BPBD yang merupakan inventaris Kelurahan Susukan. Tenda berdiri di lapangan bulu tangkis tak jauh dari bekas bangunan yang terbakar. Mereka harus sementara meninggalkan rumah kontrakan yang mengalami kerusakan cukup parah.
Lurah Susukan Puja Akbar Sahroni menyambut baik respons cepat kedua instansi tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi pada Sudinsos dan PMI Jakarta Timur yang telah bergerak cepat memberikan bantuan bagi warga kami yang sedang terkena musibah,” kata Puja.
60 Personel Gulkarmat Turun Padamkan Api
Kebakaran Jumat (8/5) siang itu membutuhkan respons besar dari tim pemadam. Sebanyak 12 unit kendaraan dan 60 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur dikerahkan ke lokasi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Informasi sementara di lapangan menyebutkan kebakaran diduga dipicu fenomena kelistrikan. Api pertama kali diketahui warga sudah dalam kondisi membesar di area belakang, tepatnya di bagian dapur kontrakan.
Para warga yang kehilangan tempat tinggal sementara masih menunggu kepastian kondisi bangunan sebelum bisa kembali. Proses pemulihan pascakebakaran masih berlangsung, dengan kelurahan setempat menjadi koordinator utama penyaluran bantuan di lapangan.
Editor: Surya Dharma