Teras News — Lima jenazah ditemukan mengapung di perairan menuju Spanyol oleh kapal pesiar Sapphire Princess milik Princess Cruises pada 21 April lalu. Tidak satu pun dari para korban merupakan penumpang atau awak kapal tersebut.
Penemuan bermula ketika awak kapal melihat jaket pelampung tiup berwarna oranye di permukaan air. Kapal yang tengah berlayar menuju Cartagena itu langsung mengubah haluan untuk melakukan penyelidikan, kemudian menurunkan perahu penyelamat cepat ke laut.
Koordinasi dengan MRCC Dilakukan Segera
Setelah memastikan kondisi di lokasi, awak Sapphire Princess mengevakuasi kelima jenazah tersebut. Proses itu tidak dilakukan sendiri. “Lima individu yang telah meninggal dunia berhasil dievakuasi oleh awak Sapphire Princess dan upaya tersebut dikoordinasikan dengan Maritime Rescue Coordination Center (MRCC),” kata pihak Princess Cruises, seperti dilaporkan USA Today, Sabtu (25/4/2026).
Baca Juga:
MRCC adalah badan koordinasi penyelamatan maritim yang bertugas mengoordinasikan respons darurat di laut, biasanya berada di bawah otoritas penjaga pantai atau badan maritim nasional masing-masing negara.
Identitas para korban tidak diungkap perusahaan. Yang dipastikan hanya bahwa mereka bukan bagian dari daftar penumpang maupun kru Sapphire Princess.
Kapal itu sebelumnya bertolak dari Civitavecchia, Italia, pada 19 April dalam pelayaran dua pekan menuju Kopenhagen, berdasarkan data CruiseMapper.
Bukan Kali Pertama Kapal Princess Cruises Hadapi Situasi Darurat di Laut
Kejadian ini bukan insiden pertama yang melibatkan armada Princess Cruises di perairan terbuka. Pada Februari lalu, kapal Regal Princess berhasil menyelamatkan empat orang dari perahu kecil yang mengalami kesulitan di Karibia.
Ketika itu Regal Princess sedang menjalani pelayaran Karibia Barat selama sepekan yang dimulai 22 Februari, berlayar dari Galveston, Texas, menuju Cozumel, Meksiko. Kapal merespons sinyal bahaya dari perahu kecil pada 23 Februari dan berhasil membawa keempat orang itu ke atas kapal dengan selamat.
“Keempat individu tersebut dibawa ke atas kapal dan diperiksa oleh tim medis kapal,” ujar Princess Cruises. Identitas mereka juga tidak diumumkan.
Perusahaan menjelaskan prosedur yang berlaku dalam situasi semacam ini. “Sesuai dengan kewajiban maritim internasional, individu yang diselamatkan di laut akan dirawat di atas kapal dan diantar ke pelabuhan persinggahan berikutnya, di mana mereka akan diterima oleh otoritas setempat serta layanan dukungan terkait,” kata pihak perusahaan.
Hingga laporan ini diterbitkan, tidak ada pernyataan lanjutan dari otoritas Spanyol maupun MRCC terkait asal-usul atau identitas kelima korban yang ditemukan Sapphire Princess.
Editor: Surya Dharma