Berita

Trotoar Jalan Gunawarman Kebayoran Baru Direbut Kembali dari Kendaraan Parkir Liar

11
×

Trotoar Jalan Gunawarman Kebayoran Baru Direbut Kembali dari Kendaraan Parkir Liar

Sebarkan artikel ini

Teras News — Trotoar bukan tempat parkir. Fakta sederhana itu justru kerap diabaikan pengendara di Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hingga pejalan kaki terpaksa turun ke badan jalan demi melewatinya. Rabu (22/4), Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan bersama petugas gabungan turun langsung menertibkan puluhan kendaraan bermotor yang selama ini menguasai pedestrian di kawasan tersebut.

Penertiban dilakukan secara persuasif. Petugas mendatangi satu per satu kendaraan yang terparkir di atas trotoar, meminta pemilik memindahkan kendaraan tanpa tindakan represif. Jalur pejalan kaki yang sebelumnya terblokir kembali bisa dilintasi dengan leluasa setelah operasi berlangsung.

Fungsi Fasilitas Umum Terganggu

Parkir sembarangan di trotoar bukan sekadar pelanggaran administratif. Ketika badan trotoar dijejali motor dan mobil, pejalan kaki kehilangan haknya atas fasilitas yang memang dibangun untuk mereka. Di Jalan Gunawarman, kondisi seperti ini rupanya sudah berlangsung cukup rutin sebelum penertiban kemarin digelar.

Petugas gabungan mengincar kendaraan yang parkir di pedestrian dan mengganggu fungsi fasilitas umum tersebut. Kawasan Kebayoran Baru dikenal sebagai salah satu pusat kuliner dan pertokoan di Jakarta Selatan, sehingga volume kendaraan yang mencari tempat parkir di sana memang tinggi. Trotoar kerap menjadi pilihan instan yang merugikan pejalan kaki.

Penertiban Persuasif, Bukan Tilang

Pendekatan persuasif yang dipilih petugas pada Rabu (22/4) membedakan operasi ini dari razia konvensional. Tidak ada laporan kendaraan yang diderek atau pemilik yang dikenai sanksi langsung. Petugas lebih mengutamakan edukasi dan pengusiran kendaraan dari trotoar ketimbang penegakan hukum secara keras.

Pertanyaannya kini sederhana: apakah penertiban sekali ini cukup membuat pengendara jera, atau trotoar Gunawarman akan kembali penuh kendaraan esok harinya? Jawaban atas itu ada di tangan pengendara sendiri.

Dilansir dari laporan Antara.

Penulis: Novia Anggraini
Editor: Ratna Dewi