Teras News — Dualisme kepemimpinan Ormas Laskar Merah Putih akhirnya menemui titik penyelesaian. Rekonsiliasi resmi digelar setelah Adek Erfil Manurung kembali bergabung ke dalam barisan kepemimpinan yang dipimpin H.M Arsyad Cannu, mengakhiri perpecahan internal yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Perpecahan Bertahun-tahun Berakhir dengan Rekonsiliasi
Laskar Merah Putih — organisasi kemasyarakatan yang selama ini terpecah dalam dua kubu kepemimpinan — kini secara resmi menyatukan diri kembali. Kembalinya Adek Erfil Manurung ke kubu H.M Arsyad Cannu menjadi penanda berakhirnya dualisme yang lama mengganjal roda organisasi.
Dualisme kepemimpinan dalam sebuah ormas kerap menyulitkan koordinasi internal, menghambat pengambilan keputusan, dan memperlemah posisi organisasi di hadapan pemerintah maupun publik. Laskar Merah Putih bukan satu-satunya ormas yang pernah mengalami kondisi semacam ini di Indonesia.
Baca Juga:
Dua Nama di Pusat Rekonsiliasi
Dua figur yang disebut dalam proses rekonsiliasi ini adalah H.M Arsyad Cannu, yang memimpin salah satu kubu, dan Adek Erfil Manurung, yang sebelumnya berada di luar barisan kepemimpinan tersebut. Dengan kembalinya Adek Erfil Manurung, struktur organisasi kini bersatu di bawah satu komando.
Rekonsiliasi semacam ini lazimnya melalui serangkaian negosiasi dan kesepakatan internal sebelum dinyatakan resmi. Namun detail proses dan lokasi pelaksanaan rekonsiliasi belum tercantum dalam laporan yang tersedia.
Dilansir dari laporan Sindonews.
Berita Terkait
Editor: Arif Budiman