Teras News — Sebuah mobil hangus terbakar di tengah jalan kawasan Jiyeh, sekitar 20 kilometer di selatan Beirut, setelah serangan Israel menghantam kendaraan itu pada Rabu (13/5/2026). Jumlah korban jiwa dalam insiden tersebut belum diumumkan secara resmi.
Tim penyelamat tampak bergerak di antara puing dan asap tebal untuk mengevakuasi jenazah dari lokasi kejadian. Jiyeh, kawasan pesisir di selatan ibu kota Lebanon, menjadi titik serangan berulang dalam beberapa hari terakhir.
Dua Mobil Juga Diserang Sabtu Lalu di Wilayah yang Sama
Ini bukan pertama kali. Sabtu sebelumnya, dua kendaraan lain menjadi sasaran serangan di wilayah yang sama, menunjukkan pola serangan berulang Israel di koridor selatan Beirut.
Baca Juga:
Sehari sebelum insiden Jiyeh, Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat 13 orang tewas akibat serangan Israel yang menyasar sejumlah kota di Lebanon selatan pada Selasa (12/5/2026). Korban tersebar di beberapa lokasi, meski perincian wilayah mana saja yang terdampak belum dirilis sepenuhnya.
Gencatan Senjata Tak Mampu Redam Kekerasan
Serangan-serangan ini terjadi di tengah gencatan senjata yang sebelumnya disepakati untuk menghentikan pertempuran antara Israel dan Hizbullah. Namun kenyataan di lapangan jauh dari kata damai.
Warga sipil di wilayah selatan Lebanon kembali menanggung akibatnya. Kawasan yang sama terus menjadi sasaran, mempersulit upaya evakuasi dan pemulihan bagi penduduk yang sudah lama hidup di bawah ancaman konflik bersenjata.
Reuters melaporkan situasi di Jiyeh masih dalam penanganan tim darurat saat berita ini diturunkan. Belum ada pernyataan resmi dari pihak militer Israel mengenai target atau tujuan serangan terhadap kendaraan-kendaraan tersebut.
Editor: Arif Budiman