Teras News — Beijing, 14 Mei 2026. Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba di ibu kota China untuk memulai pertemuan tatap muka dengan Presiden Xi Jinping, agenda bilateral pertama dari total empat sesi pertemuan yang direncanakan kedua negara sepanjang tahun ini.
Pertemuan berlangsung selama dua hari, 14 dan 15 Mei 2026. Ini adalah perjumpaan langsung pertama antara Trump dan Xi dalam rangkaian diplomasi tingkat tinggi AS-China yang dijadwalkan secara berkala sepanjang 2026.
Empat Pertemuan Direncanakan Sepanjang 2026
Pertemuan Beijing ini bukan satu-satunya agenda diplomatik antara Washington dan Beijing tahun ini. Kedua pemerintah telah menyepakati empat sesi pertemuan dalam satu tahun kalender, dengan sesi pertama berlangsung di ibu kota China. Jadwal dan lokasi tiga sesi berikutnya belum diumumkan secara resmi.
Baca Juga:
Struktur pertemuan berkala semacam ini mencerminkan upaya kedua negara untuk membangun jalur komunikasi tetap di tengah persaingan geopolitik dan ekonomi yang terus memanas dalam beberapa tahun terakhir.
Dua Kekuatan Terbesar Dunia Berhadapan Langsung
AS dan China adalah dua ekonomi terbesar di dunia. Hubungan keduanya kerap diwarnai ketegangan di berbagai front: perdagangan, teknologi, militer, hingga pengaruh geopolitik di kawasan Indo-Pasifik. Pertemuan langsung antara dua kepala negara menjadi kanal paling langsung untuk membahas agenda-agenda yang tidak bisa diselesaikan di level teknis.
Sejumlah isu strategis diperkirakan masuk dalam pembahasan, meski agenda resmi pertemuan belum dirinci secara terbuka oleh kedua pemerintah.
Publik dan para pengamat hubungan internasional kini menunggu pernyataan resmi dari kedua pihak setelah sesi pertemuan di Beijing rampung, untuk mengetahui sejauh mana dua raksasa ini mampu menyepakati peta jalan bersama.
Editor: Ratna Dewi