Berita

Stok Pangan Jambi Aman 7 Bulan, Bulog Pegang 14 Ribu Ton Beras per 1 Mei 2026

14
×

Stok Pangan Jambi Aman 7 Bulan, Bulog Pegang 14 Ribu Ton Beras per 1 Mei 2026

Sebarkan artikel ini

Teras News — Warga Jambi tidak perlu khawatir soal ketersediaan beras dan bahan pangan pokok setidaknya hingga awal 2027. Cadangan pangan di provinsi itu disebut berada dalam kondisi aman setelah Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi mencatat stok beras lebih dari 14 ribu ton per 1 Mei 2026, ditambah komoditas lain seperti jagung, gula, dan minyak goreng.

Kabar itu mengemuka dalam kunjungan kerja anggota Komisi XII DPR RI, Rocky Candra, ke Bulog Kantor Wilayah Jambi, Sabtu (2/5/2026). Rocky menerima paparan langsung dari pimpinan Bulog setempat mengenai kondisi cadangan pangan daerah.

“Secara umum stok kita aman. Ini penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat,” kata Rocky.

Bantuan Pangan Sasar Sepertiga Kepala Keluarga di Jambi

Kecukupan stok bukan satu-satunya poin yang disorot Rocky. Legislator dari Fraksi Gerindra itu menekankan bahwa distribusi bantuan pangan harus tepat sasaran, terutama bagi kelompok masyarakat kurang mampu. Cakupan penerima bantuan di Jambi yang mencapai sekitar sepertiga dari total kepala keluarga dinilai harus dibarengi validasi data yang ketat.

“Harus detail, by name by address. Jangan sampai bantuan tidak tepat sasaran. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

Rocky mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, Bulog, dan instansi terkait agar penyaluran bantuan berjalan lancar hingga ke tingkat desa. Program Bantuan Pangan Beras (PBP) disebut masih terus berjalan di wilayah Jambi.

Gudang Muaro Jambi Jadi Prioritas Infrastruktur Pangan

Rocky juga menyoroti kebutuhan pembangunan gudang penyimpanan Bulog di sejumlah wilayah, termasuk Muaro Jambi. Tanpa infrastruktur penyimpanan yang memadai, cadangan pangan di daerah rawan tidak stabil meski stok provinsi secara keseluruhan tercukupi.

“Gudang ini penting untuk menjaga ketersediaan stok di daerah. Kita akan fasilitasi komunikasi dengan kepala daerah agar bisa direalisasikan,” jelasnya.

Untuk wilayah lain di luar Muaro Jambi, Rocky mendorong realisasi gudang melalui koordinasi lintas pemerintah.

Jagung Lokal Didorong Masuk Serapan Bulog

Perhatian Rocky tidak berhenti pada beras. Ia turut mendorong optimalisasi penyerapan jagung oleh Bulog guna mendukung petani lokal sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas tersebut. Caranya, dengan membuka komunikasi antara Bulog, Pemerintah Provinsi Jambi, dan dinas pertanian setempat.

“Kita dorong peternak membeli jagung dari Bulog. Ini juga bagian dari menjaga ekosistem pangan dan peternakan di daerah,” katanya.

Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi, Wiwin Indratno, mengonfirmasi bahwa kondisi stok pangan di wilayahnya masih dalam kategori aman hingga awal 2027. Angka 14 ribu ton beras yang dikuasai Bulog per 1 Mei 2026 itu belum termasuk komoditas pendukung lain yang turut memperkuat cadangan pangan daerah.

Dengan stok yang ada, perhatian kini beralih pada eksekusi di lapangan: apakah distribusi bantuan benar-benar menjangkau warga yang berhak, dan apakah infrastruktur gudang di daerah-daerah terpencil bisa segera diperkuat sebelum kebutuhan berikutnya datang.

Penulis: Indah Lestari
Editor: Ratna Dewi