Berita

Mahasiswi MNC University Asyifa Nindya Raih Gelar Putra-Putri Budaya Banten 2026

10
×

Mahasiswi MNC University Asyifa Nindya Raih Gelar Putra-Putri Budaya Banten 2026

Sebarkan artikel ini

Teras News — Satu nama dari kampus swasta Jakarta berhasil menorehkan prestasi di panggung budaya daerah. Asyifa Nindya Putri Pratiwi, mahasiswi Program Studi Sains Komunikasi MNC University, dinobatkan sebagai Putra/i Budaya Banten 2026 dalam ajang bergengsi Putra Putri Budaya Banten 2026.

Gelar itu bukan sekadar mahkota. Kompetisi Putra Putri Budaya Banten merupakan ajang pemilihan duta budaya yang menguji pemahaman peserta terhadap kekayaan tradisi, seni, dan identitas lokal Provinsi Banten. Para peserta umumnya dinilai dari wawasan budaya, kemampuan komunikasi, serta kapasitas mereka sebagai representasi generasi muda yang peduli terhadap warisan leluhur.

Asyifa Nindya Wakili Generasi Muda Banten dari Bangku Kuliah

Asyifa adalah mahasiswi aktif di MNC University, perguruan tinggi yang berada di bawah naungan MNC Group. Jurusan Sains Komunikasi yang ia tekuni dinilai relevan dengan peran sebagai duta budaya, mengingat tugas utama seorang Putra/i Budaya adalah menjadi jembatan antara nilai-nilai tradisi dan khalayak luas, termasuk melalui media dan komunikasi publik.

Prestasi Asyifa menambah daftar capaian mahasiswa dari program studi tersebut di ranah non-akademik. Kemenangan di ajang budaya tingkat provinsi seperti ini membuka ruang bagi sang pemenang untuk aktif mempromosikan kebudayaan Banten di berbagai forum, mulai dari kegiatan pemerintah daerah hingga festival seni dan budaya.

Banten dan Kekayaan Budaya yang Terus Diperjuangkan

Provinsi Banten menyimpan ragam kekayaan budaya yang khas, mulai dari seni debus (pertunjukan ketahanan tubuh terhadap benda tajam dan api yang telah diakui sebagai warisan budaya), tradisi Seba Baduy, hingga kesenian tari dan musik tradisional yang masih hidup di tengah masyarakat. Keberadaan ajang Putra Putri Budaya Banten menjadi salah satu cara pemerintah daerah dan komunitas budaya setempat untuk menjaga kesadaran generasi muda terhadap identitas lokal mereka.

Dengan terpilihnya Asyifa, ia kini mengemban tanggung jawab sebagai wajah muda kebudayaan Banten untuk tahun 2026, sebuah peran yang diharapkan bisa ia jalankan sembari melanjutkan studinya.

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Surya Dharma