Teras News — PT Pupuk Kujang menerima penghargaan PROPER Hijau 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dalam sebuah seremoni yang digelar di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Selasa (7/4).
“Setiap langkah menuju keberlanjutan memiliki cerita dan proses pembelajaran. Pencapaian ini menjadi momentum bagi kami untuk terus berbenah, memperkuat strategi lingkungan, serta menghadirkan dampak yang lebih baik di masa depan,” tulis manajemen Pupuk Kujang melalui akun Instagram resmi perusahaan, dikutip Jumat (24/4).
Turun Peringkat dari Emas, Pupuk Kujang Pilih Evaluasi Diri
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada perwakilan manajemen perusahaan. PROPER sendiri adalah program penilaian pemerintah yang mengukur kepatuhan, kinerja, dan inovasi pelaku usaha dalam pengelolaan lingkungan, sekaligus dampaknya terhadap masyarakat sekitar.
Baca Juga:
Yang menarik dicatat publik: tahun sebelumnya, Pupuk Kujang justru menyabet PROPER Emas 2024, peringkat tertinggi dalam skema penilaian ini. Perolehan PROPER Hijau pada 2025 berarti perusahaan turun satu tingkat. Manajemen menyikapi kondisi ini bukan sebagai kemunduran, melainkan sebagai dorongan untuk mengevaluasi strategi lingkungan yang sudah berjalan.
Program Kuwatan Sadesa, Inovasi yang Antar Pupuk Kujang Raih Emas 2024
Capaian PROPER Emas tahun lalu tak lepas dari sejumlah inovasi sosial yang perusahaan jalankan. Salah satu yang paling menonjol adalah program Kuwatan Sadesa, singkatan dari Kujang Merawat Hutan Sejahterakan Desa.
Program itu berlokasi di Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Bentuknya mengintegrasikan tiga kegiatan sekaligus: budidaya tanaman kopi, peternakan lebah, dan edukasi kesehatan masyarakat. Total 625 orang dari sejumlah kelompok tani tercatat sebagai penerima manfaat. Tujuannya mencakup peningkatan kesejahteraan petani, mendorong produksi kopi di wilayah Jawa Barat, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesehatan warga desa.
Program semacam ini menggambarkan pendekatan yang lazim disebut sebagai inovasi sosial dalam kerangka PROPER, di mana perusahaan tidak sekadar memenuhi standar kepatuhan lingkungan, tetapi aktif memberi dampak kepada komunitas di sekitar wilayah operasinya.
Pupuk Kujang Tegaskan Perjalanan Masih Panjang
Perusahaan pupuk yang beroperasi di bawah naungan Pupuk Indonesia Holding Company ini menyebut perjalanan menuju keberlanjutan masih jauh dari selesai. Manajemen menegaskan bahwa penghargaan PROPER Hijau bukan titik akhir, melainkan bahan bakar untuk terus tumbuh dan berkontribusi bagi lingkungan serta negeri.
Dengan catatan sebelumnya berhasil meraih level tertinggi PROPER Emas, publik dan pelaku industri kini menanti apakah Pupuk Kujang mampu kembali merebut posisi puncak pada siklus penilaian berikutnya.
Editor: Surya Dharma



