Berita

Macet Parah di Kramat Kwitang, Puluhan Bus Buruh Padati Jalur Menuju Monas pada May Day 2026

9
×

Macet Parah di Kramat Kwitang, Puluhan Bus Buruh Padati Jalur Menuju Monas pada May Day 2026

Sebarkan artikel ini

Teras News — Kemacetan parah membekap Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5) pagi, saat puluhan bus dan rombongan motor yang membawa peserta aksi May Day bergerak menuju Monumen Nasional (Monas). Arus kendaraan nyaris tak bergerak di sepanjang ruas jalan tersebut sejak pagi hari.

Kepadatan terjadi karena para pekerja dari berbagai elemen serikat buruh berdatangan secara bersamaan untuk memperingati Hari Buruh Internasional, yang setiap tahun menjadikan kawasan Monas sebagai titik kumpul utama demonstrasi skala besar di Jakarta.

Bus dan Motor Berjubel di Jalur Menuju Monas

Kondisi lalu lintas di Kramat Kwitang mencerminkan betapa besarnya mobilisasi massa pada peringatan May Day tahun ini. Puluhan bus pengangkut peserta aksi memenuhi badan jalan, berbaur dengan rombongan pengendara sepeda motor yang turut berkonvoi. Titik-titik kemacetan meluas ke ruas-ruas jalan di sekitar Jakarta Pusat yang menjadi jalur utama menuju Monas.

Monas memang sudah lama menjadi arena utama peringatan Hari Buruh di ibu kota. Setiap 1 Mei, kawasan ini biasanya dipadati oleh puluhan ribu buruh dari berbagai federasi dan serikat pekerja yang datang untuk menyampaikan tuntutan kepada pemerintah, mulai dari isu upah minimum hingga revisi regulasi ketenagakerjaan.

Kemacetan Sudah Diprediksi Sejak Pagi

Membeludaknya peserta aksi ke satu titik dalam waktu bersamaan menjadi pemicu utama kelumpuhan lalu lintas pagi itu. Rombongan kendaraan dari berbagai penjuru ibu kota menyatu di jalur-jalur strategis Jakarta Pusat. Warga yang tidak terlibat aksi dan melintas di kawasan tersebut terpaksa menempuh waktu perjalanan jauh lebih lama dari biasanya.

Situasi ini wajar terjadi mengingat peringatan Hari Buruh secara konsisten menarik massa dalam jumlah besar setiap tahunnya. Pemerintah dan kepolisian biasanya menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, meski kepadatan di sejumlah ruas hampir selalu tak terhindarkan ketika hari H tiba.

Kondisi lalu lintas di sekitar Monas diperkirakan baru kembali normal setelah seluruh rangkaian aksi peringatan May Day selesai dan peserta mulai membubarkan diri.

Penulis: Arif Budiman
Editor: Ratna Dewi