Teras News — Warga di sekitar Gunung Dukono, Halmahera Utara, kini diminta menjauhi kawah Malupang Warirang setelah gunung berapi tersebut kembali erupsi dengan kolom abu setinggi 3,5 kilometer di atas puncak. Jarak semburan itu tergolong besar dan berpotensi membahayakan siapa pun yang berada terlalu dekat dengan kawasan kawah.
Kolom Abu 3,5 Km Membubung dari Puncak Dukono
Gunung Dukono yang berlokasi di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melontarkan abu vulkanik dengan ketinggian kolom mencapai 3,5 km di atas puncak saat erupsi terbaru terjadi. Abu membubung tinggi ke atmosfer, terlihat dari kejauhan.
Otoritas terkait langsung mengeluarkan imbauan agar warga tidak mendekati kawah Malupang Warirang, yang merupakan pusat aktivitas vulkanik Gunung Dukono. Radius aman dari kawah ditetapkan sebagai zona terlarang untuk melindungi keselamatan warga.
Baca Juga:
Gunung Aktif yang Kerap Bergolak
Gunung Dukono dikenal sebagai salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Letaknya di Pulau Halmahera menjadikannya bagian dari jalur vulkanik Pasifik yang secara geologis memang rawan aktivitas magma tinggi. Erupsi berulang seperti ini bukan kejadian pertama bagi gunung tersebut.
Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng gunung maupun yang beraktivitas di wilayah perbukitan diminta memantau perkembangan situasi secara berkala melalui informasi resmi dari Badan Geologi atau pemerintah daerah setempat.
Hingga laporan ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat erupsi terbaru Gunung Dukono ini. Situasi masih terus dipantau oleh pihak berwenang.
Editor: Arif Budiman