Berita

BBM Nonsubsidi Naik, OJK Tegur BNI soal Aek Nabara, dan Dua Kapal Pertamina Siap Lewati Selat Hormuz

12
×

BBM Nonsubsidi Naik, OJK Tegur BNI soal Aek Nabara, dan Dua Kapal Pertamina Siap Lewati Selat Hormuz

Sebarkan artikel ini

Sejumlah peristiwa ekonomi dan bisnis mewarnai pemberitaan pada Sabtu (18/4), mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi oleh Pertamina, permintaan Otoritas Jasa Keuangan kepada BNI untuk menuntaskan kasus penyimpangan dana nasabah di Aek Nabara, hingga dua kapal tanker Pertamina yang bersiap melintas Selat Hormuz setelah jalur itu dibuka kembali oleh Iran.

Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex Naik Harga

PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga sejumlah produk BBM nonsubsidi mulai Sabtu (18/4). Produk yang mengalami kenaikan adalah Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Mengacu pada laman resmi Pertamina, harga Pertamax Turbo untuk wilayah DKI Jakarta per 18 April tercatat sebesar Rp19.400 per liter, naik dari harga sebelumnya per 1 April 2026 yang sebesar Rp13.100 per liter.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut mengikuti mekanisme pasar sesuai regulasi yang berlaku.

“Pemerintah menegaskan bahwa pengaturan harga hanya diberlakukan pada BBM bersubsidi, sementara BBM untuk kebutuhan industri dan kalangan mampu menyesuaikan harga pasar,” ujar Bahlil di Magelang, Sabtu (18/4).

OJK Panggil Direksi BNI soal Kasus Aek Nabara

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera menuntaskan kasus penyimpangan dana nasabah di BNI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Aek Nabara, Sumatera Utara.

Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK menyatakan pihaknya telah memanggil direksi dan manajemen BNI untuk meminta penjelasan.

“OJK telah memanggil direksi dan manajemen BNI untuk meminta penjelasan dan menegaskan agar langkah penyelesaian dilakukan secara cepat, menyeluruh, transparan, dan bertanggung jawab,” demikian pernyataan resmi OJK.

Dua Kapal Tanker Pertamina Siap Lewati Selat Hormuz

PT Pertamina International Shipping (PIS) menyiapkan rencana pelayaran untuk dua kapal tanker Pertamina yang sebelumnya tertahan di Selat Hormuz. Langkah ini diambil setelah pemerintah Iran mengumumkan pembukaan kembali jalur laut tersebut.

Dua kapal yang dimaksud adalah Pertamina Pride dan Gamsunoro.

“Kami siaga melakukan pemantauan secara intensif dan menyiapkan perencanaan pelayaran yang aman agar kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melintasi Selat Hormuz,” kata Pejabat Sementara Corporate Secretary PIS Vega Pita, dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu (18/4).

Mentan Minta Penyelundupan Bawang dan Cabai di Kalbar Diusut Tuntas

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta Satgas Pangan Bareskrim Mabes Polri mengusut tuntas kasus penyelundupan bawang bombai dan cabai kering ilegal di wilayah Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

“Kami minta diusut sampai ke akar. Aktor intelektualnya harus dibongkar. Ini jaringan besar, bukan kasus biasa,” kata Amran dalam pernyataannya di Jakarta, Sabtu (18/4).

Dilansir dari laporan Antara.