Teras News — Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan melangkah ke babak final BWF World Tour Super 300 Australian Open 2026 setelah mengalahkan Jason Gunawan dari Hong Kong dengan skor 21-11, 17-21, 21-9 di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Sabtu.
Pertandingan tidak berjalan mudah sejak awal. Jason, yang berdarah Indonesia, memaksa Alwi masuk ke rubber gim setelah merebut gim kedua. Namun pada gim penentu, Alwi tampil dominan dan menutup laga dengan selisih poin telak.
Alwi Harap Zaki Ikut ke Final
Usai kemenangan itu, Alwi langsung menyebut nama rekan senegaranya. “Harapannya semoga bisa All-Indonesian Final, dan besok insyaallah saya bisa juara,” kata Alwi dalam keterangan PBSI pascalaga.
Baca Juga:
Harapan tersebut bukan tanpa dasar. Mohammad Zaki Ubaidillah, rekan Alwi di Pelatnas PBSI Cipayung, juga lolos ke babak semifinal. Zaki masih harus melewati satu rintangan: tunggal putra China, Dong Tianyao. Jika Zaki menang, final hari Minggu akan mempertemukan dua pemain Indonesia.
Tiga Kemenangan Beruntun atas Jason Jadi Modal
Kepercayaan diri Alwi saat berhadapan dengan Jason bukan muncul tiba-tiba. Dari empat pertemuan terakhir keduanya, Alwi menang tiga kali, dan tiga kemenangan itu diraih secara beruntun.
“Saya beberapa kali menang melawan Jason dan itu membuat saya lebih percaya diri,” ujar Alwi.
Meski begitu, Alwi tidak menutup mata atas kelemahan permainannya. Ia mengakui masih terlalu banyak melakukan eror, terutama di gim kedua yang akhirnya lepas ke tangan lawan.
Turnamen Ketiga Beruntun, Fisik Jadi Tantangan Utama
Australian Open 2026 bukan turnamen pertama Alwi dalam rentang waktu singkat ini. Ini sudah turnamen ketiga yang ia jalani secara beruntun. Unggulan ketiga ajang tersebut sadar bahwa menjaga stamina hingga laga puncak bukan perkara sepele.
“Di turnamen ketiga beruntun paling sulit adalah menjaga fisiknya dan juga mentalnya, tapi nggak ada yang nggak bisa selagi ada kemauan. Jadi apapun rintangannya kita harus berani melewati,” ungkap Alwi.
Australian Open 2026 masuk dalam kalender BWF World Tour kategori Super 300, salah satu level kompetisi internasional resmi di bawah naungan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Turnamen ini menjadi ajang penting bagi pemain muda untuk mengumpulkan poin peringkat dunia.
Tiket final sudah di tangan Alwi. Kini perhatian tertuju pada hasil semifinal Zaki melawan Dong Tianyao, yang menentukan apakah final putra Australian Open 2026 benar-benar akan menjadi pertemuan dua bendera merah putih.
Editor: Surya Dharma