Berita

Cak Imin Peringatkan Pesantren Soal Bahaya Vape yang Jadi Sarana Peredaran Narkotika

10
×

Cak Imin Peringatkan Pesantren Soal Bahaya Vape yang Jadi Sarana Peredaran Narkotika

Sebarkan artikel ini

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memperingatkan lingkungan pesantren agar mewaspadai penggunaan rokok elektronik atau vape yang disebutnya kini disalahgunakan sebagai sarana baru peredaran narkotika.

Cak Imin menyoroti meningkatnya penggunaan vape di kalangan masyarakat. Menurutnya, rokok elektronik tidak lagi sekadar digunakan sebagai pengganti rokok konvensional, melainkan telah berkembang menjadi media peredaran narkotika.

Ia secara khusus mengingatkan pesantren agar tidak lengah terhadap perkembangan ini. Pesan tersebut ditujukan agar lingkungan pesantren tetap terjaga dari ancaman penyalahgunaan zat terlarang yang menggunakan vape sebagai wadahnya.

Vape atau rokok elektronik bekerja dengan cara memanaskan cairan untuk menghasilkan uap yang kemudian dihirup pengguna. Dalam perkembangannya, cairan yang digunakan pada perangkat vape disebut-sebut bisa dicampuri zat narkotika, sehingga penggunaannya sulit terdeteksi secara kasat mata.

Pernyataan Cak Imin ini muncul di tengah kekhawatiran yang lebih luas mengenai penyalahgunaan vape di Indonesia, khususnya di kalangan remaja dan generasi muda yang menjadi populasi dominan di lingkungan pesantren.

Pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis agama Islam selama ini dikenal memiliki aturan ketat soal perilaku santri. Namun Cak Imin menilai ancaman melalui vape perlu diantisipasi secara khusus mengingat bentuknya yang tidak mencolok dan cara penggunaannya yang tergolong baru.

Keaslian pernyataan lengkap dan konteks acara tempat Cak Imin menyampaikan pernyataan ini belum dapat diverifikasi secara independen oleh Teras News.

Dilansir dari laporan Sindonews.