Berita

Rumah Peninggalan Pahlawan Nasional Sardjito di Yogyakarta Dijual, Fadli Zon Turun Tangan

6
×

Rumah Peninggalan Pahlawan Nasional Sardjito di Yogyakarta Dijual, Fadli Zon Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Teras News — Rumah peninggalan Pahlawan Nasional Prof. Dr. Sardjito di kawasan Terban, Yogyakarta, dijual oleh pihak keluarga. Kabar ini langsung mendapat respons dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Fadli Zon menyatakan pihaknya akan segera menelusuri status bangunan tersebut beserta informasi lainnya. Proses verifikasi mencakup kepastian kepemilikan, kondisi fisik bangunan, dan apakah rumah itu masuk dalam daftar cagar budaya yang dilindungi negara.

Fadli Zon Pastikan Status Bangunan Rumah Sardjito

Kementerian Kebudayaan belum memberikan pernyataan resmi soal langkah lanjutan yang akan ditempuh. Namun pernyataan Fadli Zon, seperti dilaporkan Antara pada Rabu (20/5), mengindikasikan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam.

Prof. Dr. Sardjito adalah tokoh penting dalam sejarah kesehatan dan pendidikan Indonesia. Ia dikenal sebagai ilmuwan yang mengembangkan biskuit penambah gizi untuk pejuang kemerdekaan, yang kemudian dikenal sebagai “Biskuit Sardjito”. Namanya juga diabadikan sebagai nama rumah sakit besar milik pemerintah di Yogyakarta.

Penjualan rumah bersejarah oleh ahli waris bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Bangunan-bangunan peninggalan tokoh nasional kerap tidak tercatat resmi sebagai cagar budaya, sehingga secara hukum bisa diperjualbelikan oleh pemiliknya. Inilah yang membuat kasus ini perlu penanganan segera dari Kementerian Kebudayaan.

Sekilas Berita Budaya dan Hiburan Rabu (20/5)

Di luar polemik rumah Sardjito, sejumlah kabar lain juga ramai diperbincangkan publik pada Rabu (20/5). Grup K-pop BTS berhasil meraih sertifikasi platinum dari Asosiasi Industri Rekaman Jepang (RIAJ) untuk kategori streaming lagu online di Jepang, memperkuat dominasi mereka di pasar musik Asia.

Dari dunia teknologi, Oppo resmi memperkenalkan Oppo A6c untuk pasar Indonesia. Ponsel ini mengandalkan baterai berkapasitas 7.000 mAh dengan klaim ketahanan hingga enam tahun penggunaan, dijual mulai Rp 2,4 jutaan.

VinFast, produsen kendaraan listrik asal Vietnam, juga mengumumkan bahwa MPV listrik VF MPV 7 kini telah diproduksi secara lokal di fasilitas mereka di kawasan Subang, Jawa Barat.

Satu topik lain yang tak kalah relevan datang dari ranah psikologi. Dosen Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Theresia Novi Poespita Candra, menilai kemampuan komunikasi orang tua perlu terus diasah untuk membangun hubungan yang sehat dengan anak di tengah tantangan era digital saat ini.

Publik kini menunggu kejelasan dari Kementerian Kebudayaan soal nasib rumah Sardjito, apakah negara akan mengambil langkah untuk melindunginya atau membiarkan proses jual beli berjalan.

Penulis: Surya Dharma
Editor: Arif Budiman