Teras News — 35 kali digelar di berbagai penjuru dunia, International Cycling History Conference (ICHC) baru kali pertama menginjakkan kaki di Indonesia — dan Kabupaten Klaten yang terpilih menjadi lokasinya. Konferensi sepeda internasional bertajuk ICHC 2026 berlangsung pada 18–20 Mei 2026, mempertemukan sejarawan, akademisi, peneliti, kolektor, dan pegiat sepeda dari berbagai negara di Pendopo Kabupaten Klaten.
Klaten Catat Sejarah sebagai Tuan Rumah ICHC Pertama di Indonesia
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyebut momen ini sebagai kehormatan besar bagi daerahnya. “Klaten menjadi tempat yang pertama di Indonesia. Itu adalah sebuah kehormatan besar bagi kami,” katanya dalam acara penutupan konferensi, Rabu (20/5/2026).
Hamenang mendorong peserta untuk memaknai sepeda lebih dari sekadar kendaraan. Baginya, sepeda adalah simbol persahabatan dan sejarah kebangkitan kemanusiaan. “Forum ini tidak hanya berbicara tentang sejarah sepeda, tetapi juga tentang peradaban, kesehatan, dan pariwisata,” ujarnya.
Baca Juga:
Peserta konferensi juga berkesempatan menjelajahi desa-desa budaya, menikmati kuliner lokal, dan menyaksikan tradisi masyarakat setempat. Hamenang berharap pengalaman itu bisa menjadi kenangan yang dibawa pulang ke negara masing-masing, sekaligus memperkenalkan Klaten ke panggung dunia. “Kami berharap pengalaman ini akan menjadi kenangan yang indah. Yang dapat dibawa ke negara masing-masing. Sekaligus mengenalkan Kabupaten Klaten kepada dunia sebagai daerah yang terbuka, aman, nyaman, dan penuh dengan nilai-nilai yang baik,” pungkasnya.
Sekda Jateng Ajak Delegasi Jelajahi Alam Jawa Tengah dengan Sepeda
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, hadir sebagai pembicara kunci pada konferensi tersebut. Dia mempersilakan seluruh delegasi mengeksplorasi Jawa Tengah menggunakan sepeda, mengingat kekayaan alam yang bisa dinikmati di wilayah itu.
“Selamat berkonferensi dan selamat menikmati alam yang ada di Klaten dan sekitarnya,” ucap Sumarno.
Sumarno menekankan bahwa sepeda bukan sekadar alat transportasi. Nilai olahraga, sejarah, dan budaya melekat pada kendaraan roda dua bertenaga manusia ini. “Karena sepeda adalah alat transportasi yang ramah lingkungan,” katanya. Dia juga mengajak masyarakat kembali menggunakan sepeda dalam aktivitas sehari-hari, termasuk karena manfaat kesehatannya. “Dengan bersepeda kita berolahraga. Sepeda adalah salah satu olahraga yang banyak disarankan oleh para dokter,” urainya.
ICHC, Forum Sejarah Sepeda yang Telah Eksis Lebih dari Tiga Dekade
ICHC adalah konferensi tahunan yang mengumpulkan komunitas global pencinta dan peneliti sejarah sepeda. Selama lebih dari tiga dekade, forum ini telah digelar di berbagai negara dan menjadi ruang diskusi tentang peran sepeda dalam peradaban manusia, mulai dari aspek teknologi, sosial, hingga budaya.
Kehadiran ICHC di Klaten membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkenalkan warisan budaya lokal kepada peserta dari mancanegara. Para pemateri pada ICHC 2026 berasal dari sejumlah negara, meski rincian lengkap daftar negara peserta belum diungkap secara resmi dalam keterangan yang ada.
Dengan momentum ini, Klaten kini tercatat dalam peta penyelenggaraan konferensi sepeda internasional — sebuah pencapaian yang menurut Bupati Hamenang akan terus dikenang jauh melampaui tiga hari pelaksanaannya.
Editor: Arif Budiman